Bocah Terjatuh Dari Jembatan Gantung

Diduga Akibat Papan Jembatan Yang Berlubang

Lulu Khumaira siswi kelas III SDN 1 Bukateja kecamatan Balapulang kabupaten Tegal hingga kini masih menjalani perawatan intensif di ruang bougenvil RSUD Doktor Soesilo Slawi usai terjatuh ke sungai saat melintasi jembatan gantung warna warni. Beruntung korban selamat dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kejadian tersebut berawal saat korban bersama adik dan ayahnya jalan jalan berekreasi mengisi libur akhir pekan pada minggu kemarin di jembatan gantung warna warni yang ada di desa Danawarih, namun saat melintas di jembatan gantung, Purwanto ayah korban kakinya merasakan gatal gatal, Purwanto pun melepaskan genggangan anaknya untuk menggaruk kakinya namun selang berapa menit ia mendengar anaknya menjerit dan sudah jatuh ke bawah.

Melihat anaknya terjatuh ia pun berlari sambil menggendong anaknya yang satu lagi dan turun ke sungai untuk menolong korban, meski ketinggian jembatan mencapai delapan meter namun korban tidak mengalami luka serius karena saat kejadian korban jatuh ke dalam air dan tidak mengenai bebatuan besar sehingga hanya mengalami luka memar di punggung dan tangan kiri terkilir.

Jembatan gantung yang membentang di sungai gung dengan panjang 273 meter dan lebar satu meter kerap menjadi tempat tujuan warga di Tegal untuk mengisi liburan, apalagi polesan jembatan yang dicat berwarna warni berada di alam yang sejuk sehingga banyak menarik pengunjung yang datang, jembatan yang menghubungkan desa Danawarih dengan Sangkanjaya kecamatan Balapulang sebenarnya juga belum dikelola untuk dijadikan tempat wisata meski setiap saat selalu didatangi pengunjung. (Tri)