Impian Septi Aryani seorang pegawai dinas kelautan dan perikanan kabupaten Cirebon yang menjadikan garam lokal yang lebih bermanfaat akhirnya terwujud. Ia berhasil membuat inovasi garam petani lokal menjadi garam spa atau garam kecantikan yang bernilai jual tinggi.

Ditangan perempuan asal desa Grogol kecamatan Gunung Jati kabupaten Cirebon ini garam tambak petani lokal diolah menjadi garam isolator yang menjadi bahan baku pembuatan garam spa.

Dalam proses pembuatannya, bahan baku garam isolator yang telah diendapkan selama 20 hari itu dicampur dengan olive oil dan essential oil serta ekstrak parfum dan bahan alami lainnya. Tak ketinggalan juga pewarna makanan untuk mempercantik garam spa yang bisa gunakan saat mandi dirumah.

Garam spa atau garam kecantikan ini mempunyai banyak manfaat seperti detoksifikasi membuang racun dari dalam tubuh dan rileksasi tubuh. Inovasi garam spa ini pun beragam mulai dari bath salt, lulur mandi, hair treatment, hingga sabun semuaya ada. Aromanya pun bervariatif dari rosela, green tea, cloves, hingga kunyit yang dibanderol mulai harga 5 ribu rupiah saja.

Usaha mikro kecil menengah yang dirintis di tahun 2012 ini kini telah membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar dengan ikut membuat ataupun memasarkan produk rumahan garam spa.

Namun sayang, satu kendala dalam UMKM ini adalah tidak didukungnya oleh pemerintah daerah setempat dalam memberikan izin usaha industri karena RtRw ditempat produksi pembuatan garam masuk dalam lokasi wisata. (Wahyu)