Barcelona Keok Lawan Chelsea, Ada Kesimpulan Penting dari Balik Layar

Barcelona
Pelatih Barcelona temukan titik terang setelah dikalahkan Chelsea. Foto: Instagram Barcelona / tangkapan layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Barcelona merasa dipermalukan ketika kalah telak dengan skor 3-0 dari Chelsea di Stamford Bridge pada laga Liga Champions. Hasil tersebut langsung membuat harapan mereka lolos ke babak berikutnya menjadi sangat tipis.

Kekalahan itu menjadi pengingat Barcelona masih perlu meningkatkan performa permainan untuk berkompetisi di level tertinggi Eropa. Kondisi ini juga menunjukkan konsistensi masih menjadi permasalahan utama.

Pelatih Hansi Flick menyadari hasil itu berdampak psikologis bagi para pemain. Tetapi mereka akan kembali fokus pada proses perbaikan.

Baca Juga:Masa Depan Arne Slot di Liverpool Ditentukan dalam Tujuh HariPerforma Andrew Jung Panas, Persib Bandung Bidik Momentum Kontra Madura United

Dengan kepala dingin, staf pelatih Barcelona langsung menganalisis kekalahan itu. Dari evaluasi, mereka menemukan satu kesimpulan penting tentang jalannya pertandingan.

Staf pelatih Barcelona menilai kartu merah Ronald Araujo menjadi faktor penentu kekalahan dari Chelsea. Kelebihan jumlah pemain membuat Chelsea lebih mudah mengatur ritme permainan.

Menurut analisis internal, Barcelona dinilai masih mampu berkompetisi sebelum insiden itu. Mereka bahkan meyakini skor seri bisa saja diraih jika jumlah pemain tetap seimbang.

Situasi permainan berubah drastis usai mendapat kartu merah. Chelsea berhasil memanfaatkan peluang dan intensitas untuk menguasai pertandingan sampai mencetak tiga gol.

Kekalahan dari Chelsea bukan satu-satunya hasil mengecewakan Barcelona musim ini. Sebelumnya mereka juga ditumbangkan PSG dan Real Madrid.

Pada ketiga laga itu, Barcelona dinilai kalah dalam aspek intensitas dan efektivitas. Hal itu menjadi catatan besar bagi staf pelatih.

Mereka menilai absennya beberapa pemain kunci memang semakin memperburuk kondisi. Pada laga melawan PSG, kendali pertandingan usai Pedri ditarik keluar, sedangkan Raphinha serta Joan Garcia absen sejak awal.

Baca Juga:Rizky Ridho Sepakati Perpanjangan Kontrak, Pintu Transfer ke Klub Indonesia TertutupLegenda Everton Soroti Kekuatan Set Piece Arsenal sebagai Senjata Vital Sepak Bola Masa Kini

Walau hasilnya mengecewakan, staf pelatih Barcelona tetap optimis dengan kemampuan tim. Mereka yakin Barcelona mampu berkompetisi saat semua pilar berada dalam kondisi terbaik.

Pedri masih belum pulih sepenuhnya, sedangkan Raphinha belum kembali ke performa maksimal ketika menghadapi Chelsea. Dua pemain itu dinilai sangat penting dalam struktur permainan Flick.

Dengan komposisi terbaik, Barcelona diyakini dapat tampil performa tertinggi di Liga Champions. Staf pelatih optimis tim mampu menghadapi lawan mana pun usai kekuatan inti kembali lengkap.

0 Komentar