Bowling baru dikenal di Asia sekitar tahun 1960, tetapi di Indonesia baru pada tahun 1970. Pada tahun 1983, Achmad Tharir, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi Republik Indonesia, memperkenalkan bowling ke publik. Sampai saat ini, masyarakat Indonesia masih sangat menyukai bowling, yang merupakan salah satu olahraga dan permainan yang paling disukai.
3. Peraturan bowling
Setiap pemain bowling harus memahami beberapa peraturan dasar berikut:
- Satu lintasan bowling maksimal digunakan oleh lima pemain.
- Pastikan pin bowling sudah berdiri sempurna.
- Setiap pemain memiliki dua kesempatan menggelindingkan bola dan menjatuhkan semua pin. Pin yang jatuh semua dalam lemparan pertama disebut strike, sehingga hanya terhitung satu kali kesempatan. Sedangkan pin yang jatuh semua dalam dua kesempatan disebut spare.
- Setiap orang memiliki kesempatan 10 kali atau 20 kali lemparan jika tidak strike dalam satu permainan.
- Dalam papan skor bowling, terdapat 10 frame dengan masing-masing frame terdiri dari dua kotak yang melambangkan dua kali kesempatan melempar.
- Namun pada frame yang ke-10, ada tiga kotak yang berarti pemain berhak menggelindingkan bola sebanyak tiga kali.
- Skor tertinggi yang bisa didapat seorang pemain adalah 300 atau disebut juga perfect game.
- Jika berhasil strike, skor yang akan muncul pada papan adalah simbol X. Sedangkan spare disimbolkan satu garis miring.
- Cara menghitung skor bowling adalah setiap strike memiliki nilai 10 poin. Lalu ditambah jumlah pin yang jatuh pada dua giliran pemain berikutnya.
- Bola yang masuk area selokan kanan atau kiri tidak akan dihitung meskipun terkena pin.
4. Peralatan bowling
Ini adalah beberapa peralatan dan perlengkapan yang harus Anda ketahui sebelum bermain bowling:
- Lintasan bowling: Lintasan bowling biasanya berukuran 18 meter dengan area 4 meter untuk persiapan pemain.
- Bola bowling dan pin bowling: Untuk bermain bowling, bola dan pin adalah peralatan utama. Bola bowling biasanya memiliki berat 10% dari berat orang dewasa, dan pin bowling terdiri dari sepuluh bagian yang disusun berurutan membentuk segitiga.
- Sepatu bowling: Sepatu bowling berbeda dari sepatu biasa karena solnya biasanya terbuat dari kulit atau karet. Tujuannya adalah untuk mengurangi kemungkinan terpeleset saat bola menggelinding. Jangan khawatir, karena penyewaan arena bowling biasanya juga menyediakan sepatu.