Mengenal Diet Portfolio: Manfaat dan Cara Kerja untuk Menurunkan Kolesterol

Foto
Foto/Ilustrasi Menu Diet (istockphoto.com)
0 Komentar

Beberapa makanan yang harus dihindari selama menjalankan diet portofolio adalah sebagai berikut:

  • Makanan olahan, seperti keripik, pretzel, gorengan, makanan instan, hingga daging olahan
  • Karbohidrat olahan, seperti pasta, nasi, tortila, dan roti
  • Manisan, seperti kue, permen, hingga makanan panggang
  • Gula, termasuk gula pasir, madu, dan sirup
  • Minuman bersoda, teh manis, minuman berenergi, hingga minuman olahraga (seperti protein shake).

3. Efek samping dan manfaat diet portofolio

Studi telah menunjukkan bahwa diet portofolio membantu menurunkan kolesterol. Sebuah studi dalam Nutrition Journal menyatakan bahwa diet ini menurunkan kolesterol total dan LDL secara signifikan pada orang yang memiliki kolesterol tinggi selama enam bulan.

Pada akhirnya, penurunan kadar kolesterol juga mengurangi risiko penyakit jantung. Sebuah studi yang melibatkan lebih dari 210 ribu orang di Amerika Serikat menemukan bahwa menjalankan diet portofolio secara teratur dikatakan dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 14%.

Baca Juga:Kenali 7 Jenis Mouse Komputer dan Cara Kerjanya: Pilihan yang Tepat untuk Kamu!Resmi Rilis di Indonesia! Tecno Megabook K16S, dengan Harga Rp6 Jutaan

Namun, diet portofolio mungkin tidak cocok untuk semua orang. Alergi kedelai atau kacang-kacangan atau orang yang terbiasa mengonsumsi daging dan makanan olahan mungkin kesulitan mengikutinya. Meskipun demikian, diet portofolio dianggap tidak efektif jika tujuannya adalah menurunkan berat badan.

Diet portofolio adalah program makan yang berfokus pada tanaman. Jika Anda ingin menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung, opsi diet ini adalah pilihan yang tepat.

0 Komentar