Apa Itu Sekolah Rakyat yang Resmi Beroperasi Hari Ini? Yuk Cek Informasinya di Sini!

Foto
Foto/Tangkap Layar Laman (indonesia.go.id)
0 Komentar

Sekolah Rakyat memastikan pembelajaran yang efektif, inspiratif, dan berorientasi pada perubahan sosial dengan staf guru yang profesional dan berkomitmen.

Kurikulum Sekolah Rakyat

Kurikulum Sekolah Rakyat terdiri dari tiga komponen utama: Kurikulum Persiapan, Kurikulum Sekolah Formal, dan Kurikulum Asrama. Kurikulum ini dibuat secara khusus dan kontekstual untuk memenuhi kebutuhan siswa dan perubahan sosial di lingkungan mereka. Kurikulum ini menggabungkan pendekatan lokal dan nasional.

Kurikulum Persiapan (Learner Preparatoal)

Sebelum memasuki proses belajar yang lebih intensif, tahap awal ini bertujuan untuk melakukan pemetaan kemampuan siswa melalui penilaian kemampuan fisik, mental, dan akademik mereka. Ini menjadi fondasi kuat untuk proses belajar yang lebih intensif.

Kurikulum Sekolah Formal

Mengacu pada standar nasional, kurikulum ini mencakup:

Baca Juga:Kurikulum Sekolah Rakyat Masih Digodok Pemerintah Pusat – VideoInilah Keistimewaan Sekolah Rakyat Yang Digadang Pemerintah, Bukan Hanya Sekedar Sekolah Biasa

  • Intrakurikuler
  • Kokurikuler
  • Ekstrakurikuler

Struktur ini mendukung pembelajaran akademik yang tersistematis serta sesuai dengan regulasi nasional dari Kemendikdasmen, Kemendiktiristek, Kemenag, dan Kemensos.

Kurikulum Sekolah Asrama

Merupakan bagian dari pendidikan karakter, kurikulum ini menguatkan nilai-nilai:

  • Karakter dan kepemimpinan
  • Spiritualitas
  • Cinta tanah air
  • Bahasa dan komunikasi

Kompetensi Lulusan

Output dari program sekolah Rakyat diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang unggul dalam:

  • Nilai Akhlak dan Keagamaan
  • Karakter Kepemimpinan
  • Penguasaan Bahasa & Literasi Digital
  • Entrepreneurship
  • Ketuntasan Akademik.

Selain itu, karena Sekolah Rakyat masih menggunakan Kurikulum Nasional, ijazah mereka setara dengan Sekolah Umum.

Ini berkaitan dengan 8 standar penyelenggaraan pendidikan dan memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan oleh sistem pendidikan nasional. Implementasi program tersebut adalah satu-satunya hal yang berbeda dengan sekolah reguler karena dilakukan dengan cara dan sistem yang berbeda.

0 Komentar