RADARCIREBON.TV- Insiden tragis di Jakarta bikin banyak orang geram. Seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat demo besar-besaran di kawasan Pejompongan, Kamis (28/8) malam.
Affan sempat dilarikan ke RSCM, tapi nyawanya nggak tertolong. Kejadian ini langsung bikin publik marah, apalagi videonya tersebar luas di media sosial.
Salah satu yang ikut bersuara adalah legenda Persija Jakarta, Ramdani Lestaluhu. Lewat akun Instagramnya, mantan gelandang Timnas Indonesia itu membagikan ulang video viral insiden tersebut sambil menuliskan kecamannya.
Baca Juga:Permintaan Maaf Kapolri Menggema Usai Rantis Brimob Tabrak Ojol! Tangis, Solidaritas, dan Harapan KejelasanRagam Emosi & Solidaritas! Ojol Bandung Bersatu untuk Affan Kurniawan, Driver yang Tewas Tertabrak Rantis
“Lihat kan apa yang ada di pikiran mereka tentang rakyat?? Betapa biadap Hati inlis, usut sampai Tuntas,” tulis Ramdani.
Bukan cuma Ramdani, eks kiper Persija dan Persib, Shahar Ginanjar, juga ikut menyuarakan keresahannya. Dia mengunggah tulisan “RIP Indonesia’s Democracy” di Instastory, menyinggung kondisi bangsa yang makin bikin miris.
Ramdani sendiri dikenal sebagai salah satu pemain penting Persija di masanya. Ia ikut membawa Macan Kemayoran juara Liga 1 2018, Piala Presiden 2018, dan Piala Menpora 2021. Setelah pensiun Juni lalu, sekarang ia fokus jadi pelatih di akademi Persija.
Di level timnas, Ramdani sempat mencatat 4 penampilan dengan 2 gol. Ia juga kakak dari sesama pesepakbola, Abduh dan Pandi Lestaluhu.
Sementara itu, Shahar Ginanjar punya koleksi gelar cukup banyak, mulai dari juara Liga 1 bareng Persib di 2014, Piala Presiden 2015, Piala Jenderal Sudirman 2016, sampai Liga 1 2018 bareng Persija.
Walau begitu, di timnas senior ia belum sempat mencatat caps, hanya pernah memperkuat Timnas U-23 sekali.
Insiden ini jelas jadi tamparan keras buat aparat. Publik berharap kasus ini benar-benar diusut sampai tuntas, biar nggak ada lagi korban jiwa yang harus jatuh saat rakyat menyuarakan aspirasinya.