RADARCIREBON.TV – Hasil pertandingan antara Persijap dan Arema FC dalam lanjutan Super League 2025-2026 pada Sabtu (30/8/2025) berakhir dengan skor kacamata, 0-0. Pertandingan ini diwarnai dengan keluarnya dua kartu merah.
Di pekan keempat Super League 2025-2026, Persijap Jepara menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bumi Kartini, dengan kick off pada pukul 15. 30 WIB. Dua kartu merah diperoleh Alexis Gomez dan Betinho menjelang akhir babak pertama.
Dengan hasil tersebut, Persijap Jepara berada di posisi ke-7 dalam klasemen sementara, sementara Arema FC menempati urutan ke-3. Pada pekan mendatang, Persijap Jepara akan bertandang ke markas Persis Solo, sementara Arema FC akan menjamu Dewa United.
Baca Juga:Sumardji Tanggapi Shin Tae-yong Latih Korsel U-23: 'Sportivitas Nomor SatuTimnas Putri U-16 Kalah dari Australia, Timo Scheunemann: 'Ini Pelajaran Berharga
Sebagai tim tuan rumah, Persijap Jepara langsung menekan lini belakang Arema FC sejak menit pertama babak pertama. Hanya satu menit setelah kick off, Persijap Jepara mencoba menciptakan peluang lewat tendangan Alexis Nahuel Gomez. Namun, usaha tersebut terhalang oleh lini belakang Arema FC. Peluang itu pun hilang begitu saja.
Setelah beberapa menit, Gomez kembali menemukan kesempatan untuk melakukan tembakan, tetapi penjaga gawang Arema FC, Adi Satryo, mampu menangkap bola dengan mudah.
Meski berada dalam tekanan, Arema FC juga memiliki kesempatan. Pada menit ke-26, Valdeci Candido Junior mencoba melakukan tendangan keras, sayangnya masih bisa digagalkan oleh bek Persijap.
Selanjutnya, pada menit ke-42, wasit mengeluarkan dua kartu merah kepada Alexis Gomez (Persijap Jepara) dan Betinho (Arema FC) setelah insiden di mana Alexis terpancing bertindak karena sikutan Betinho.
Skor 0-0 antara Persijap Jepara dan Arema FC bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum. Mengawali babak kedua, kedua tim berusaha keras untuk mencetak gol lebih dulu.
Pada menit ke-58, Wahyudi Hamisi berhasil mendapatkan kesempatan untuk menembak. Namun, peluang itu menjadi sia-sia karena pemain bertahan Arema FC berhasil melakukan blok.
Sepuluh menit kemudian, Dicky Kurniawan ditunjuk untuk menjalankan tendangan bebas, tetapi tendangannya lemah dan dengan mudah ditangkap oleh Adi Satryo. Di menit berikutnya, Wahyudi Hamisi mendapat peluang emas saat berhadapan satu lawan satu dengan Adi Satryo.