Set Piece Cerdik Jadi Pembeda!! PSIM Yogyakarta Kunci Tiga Poin di Ternate

Sepakbola Indonesia
Kemenangan ini menjadi batu loncatan penting bagi PSIM di awal musim mereka di kasta tertinggi. Foto: Ig psimjogja_official/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- PSIM Yogyakarta mempertegas ambisinya di BRI Super League musim 2025/2026 dengan meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Malut United di Stadion Gelora Kie Raha.

Tak hanya meraih tiga poin, kemenangan ini juga menjadi simbol bahwa kekuatan taktik dan implementasi laga mati mereka mulai benar-benar padu.

Yogyakarta Kunci Tiga Poin di Ternate

Pada laga pekan keempat yang digelar Sabtu (30/8/2025) malam, dua gol kemenangan PSIM lahir dalam waktu singkat, Nermin Haljeta membuka keunggulan pada menit ke-70, lalu Savio Sheva menggandakan skor empat menit kemudian.

Baca Juga:Persib Rekrut ‘Profesor’! Dedi Kusnandar Terancam Tersisih Usai Datangnya Thom HayeBeasiswa LPDP 2026! Prioritaskan STEM dan Jurusan Strategis, 80 % Dirancang Untuk Penguatan SDM Nasional

Gol pertama disinyalir lahir dari situasi bola mati yang dirancang dengan matang dan dimanfaatkan secara klinikal oleh sang striker dalam momen krusial. Pelatih tim menyebut “Kunci kemenangan adalah bagaimana para pemain bisa memenangkan set piece, ketika Nermin mencetak gol dari bola mati.”

Permainan di babak pertama berjalan ketat. PSIM sempat mendominasi dalam beberapa fase awal, namun harus menghadapi tekanan berbahaya dari transisi cepat Malut United.

Pelatih pun menyoroti kelemahan tersebut dan mengakui bahwa timnya kalah efektif dalam menjaga penguasaan bola di setengah lapangan mereka sendiri.

“Kami memulai pertandingan dengan baik, tapi perlahan kehilangan bola terlalu mudah, transisi menyerang Malut cukup mengancam.” ungkapnya.

Namun, suasana berubah drastis di babak kedua. Permainan menjadi lebih terstruktur, kontrol bola diperbaiki, dan distribusi antarlini ditata ulang. “Kami evaluasi di jeda, memperkuat penguasaan dan distribusi bola, set piece menjadi sangat penting.” tambahnya.

Posisi tinggi dan peforma cerdas Nermin Haljeta menjadi kunci dalam memanfaatkan momen yang tercipta.

~Momen penting

  1. Pembukaan pertandingan cukup imbang. PSIM mencoba mengendalikan ritme, tetapi sering kehilangan bola.
  2. Di babak kedua, mereka mampu memperbaiki pola penguasaan bola dan mendominasi.
  3. Set piece menjadi titik balik, Nermin mencetak gol sebelum digandakan oleh Savio Sheva.
  4. Kemenangan ini merupakan yang kedua bagi tim promosi tersebut menempatkan mereka kuat di papan klasemen dengan tren tak terkalahkan hingga pekan keempat.

Pencetak gol pertama, Nermin Haljeta, merasa bangga bisa membantu tim lewat gol perdananya musim ini. Ia menyampaikan bahwa semangat tim sangat tinggi dan kerja keras harian mereka layak dirayakan.

0 Komentar