Namun, sepak bola bukan sekadar soal dendam atau balas jasa. Indonesia kini bukan lagi tim yang sama seperti saat menahan Australia. Di bawah tangan pelatih Patrick Kluivert, skuad Garuda tampil solid, disiplin, dan penuh semangat juang.
Apabila Irak gagal, maka bisa dikatakan takdir Graham Arnold kembali berada di bawah bayang-bayang Indonesia. Tapi bila Indonesia kalah, itu berarti pelatih gaek itu berhasil menuntaskan misi pribadi yang telah lama tertunda.
Meski demikian, bagi publik Tanah Air, harapan tetap menyala. Indonesia bukan hanya berjuang melawan Irak atau melawan sejarah Arnold. Mereka sedang berjuang untuk menulis babak baru sepak bola nasional babak yang diwarnai oleh kerja keras, kebanggaan, dan mimpi besar menuju panggung dunia.
Baca Juga:Timnas Indonesia vs Irak: Duel Penentuan di Jeddah, Kick-off Pukul 02.30 WIBCara Nonton dan Link Streaming Laga Hidup Mati Timnas Indonesia Vs Irak
Apapun hasilnya, satu hal pasti: kisah antara Graham Arnold dan Indonesia belum berakhir. Dan mungkin, justru di sinilah takdir sepak bola menunjukkan sisi paling romantisnya.
