Ekonomi Lesu, PSSI Diminta Berhenti Andalkan Diaspora dan Fokus Bangun Talenta Lokal

Timnas Indonesia
PSSI harus fokuslah pada pembinaan pemain lokal daripada pemain Diaspora. Foto: Instagram Timnas Indonesia / tangkapan layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Pada era kepemimpinan Erick Thohir, PSSI tercatat kerap melakukan naturalisasi pemain untuk Timnas Indonesia.

PSSI juga kali ini memiliki sosok yang bertugas untuk mencari diaspora yang tampil di Eropa. Deretan nama pemain berkualitas pun didapat.

Mereka adalah yakni Jay Idzes, Calvin Verdonk sampai Mees Hilgers. Kehadiran para pemain itu lalu membuat timnas Indonesia mampu menorehkan prestasi.

Baca Juga:Makna Istimewa, Jay Idzes Saat Pimpin Timnas Indonesia sebagai KaptenFakta di Balik Isu Timnas Indonesia dan Oman Berebut Satu Tiket Piala Dunia 2026

Misalnya saat Skuad Garuda lolos ke Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia untuk pertama kali sepanjang sejarah. Akan tetapi sayangnya, perjuangan Timnas Indonesia terhenti pada babak ini.

Skuad Garuda harus tersingkir lantaran kalah bersaing dengan Arab Saudi dan Irak.

Dari kondisi demikian, pelatih nasional, Iwan Setiawan berharap PSSI tak lagi mengandalkan pemain diaspora terus menerus, apalagi menilik perekonomian Indonesia sedang tidak baik-baik saja.

Iwan Setiawan juga menilai upaya menjaring pemain diaspora Indonesia di luar negeri memerlukan biaya yang sangat besar.

Sejatinya hal itu tidak sebanding dengan kondisi ekonomi Tanah Air yang masih memiliki tingkat kemiskinan tinggi.

“Nah sekarang, gairah sepak bola saat ini harus kita maintenance dengan menjaga prestasi timnas Indonesia. Artinya, kita pertahankan apa yang menjadi peningkatan ini karena pemain diaspora. Tapi dengan catatan cukup. Tidak mungkin kita akan dengan pemain diaspora terus-terusan, apalagi dengan kondisi ekonomi kita yang lagi hancur,” papar Iwan Setiawan.

Lanjut dia, pria yang pernah menukangi timnas U-23 Indonesia ingin PSSI mengalihkan fokus ke pembinaan pada pemain usia muda.

Baca Juga:Nasib Pemain Diaspora Indonesia, Jay Idzes Gagal Bersinar di Italia, Dean James Bersinar di BelandaDiaspora Indonesia Pekan Ini, Justin Hubner Jadi Pengganti Saat Kalah, Ragnar Oratmangoen Turun di Menit Akhir

Pembinaan yang jelas akan membuat pemain lokal dapat berkompetisi di level tertinggi. Termasuk bersaing dengan para pemain diaspora yang masuk dalam penggawa Timnas Indonesia saat ini.

“Sudah saatnya hari ini kita fokus pada pengembangan level bawah, grassroot. Standardisasinya apa, dalam bekerja di level bawah harus jelang, pemain usia mudah bisa mendekati standar pemain timnas saat ini,” katanya.

“Paling tidak, saat usia 18 mereka sudah berada di level seperti pemain-pemain di era Eredivisie, karena banyak kita saat ini datang dari sana,” lanjut dia.

0 Komentar