Lille Terjungkal di Kandang Strasbourg: Lini Depan Mandek, Asa Menembus Zona Eropa Mulai Goyah

Sepakbola Dunia
Tim berjuluk Les Dogues masih harus memperbaiki banyak hal, terutama dalam penyelesaian akhir dan koordinasi di lini belakang. Foto: Losclive/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

Vieira memuji kedisiplinan anak asuhnya, terutama dalam menjaga fokus di sepanjang laga.

“Kami tahu Lille adalah tim yang agresif dan punya banyak variasi serangan. Tapi kami bermain dengan hati dan kedisiplinan. Ini kemenangan yang pantas,” ujar Vieira.

Dengan tambahan tiga poin, Strasbourg kini naik ke posisi 9 klasemen sementara Ligue 1 dengan koleksi 18 poin dari 13 pertandingan. Sementara Lille tertahan di peringkat 6 dengan 22 poin, dan jarak menuju posisi empat besar kini semakin lebar.

•Krisis Ketajaman Lille

Baca Juga:Jay Idzes dan Calvin Verdonk: Bek Tangguh Garuda di Liga Italia dan PrancisKevin de Bruyne Gemilang dengan Hattrick, Belgia Melaju! Prancis Dipaksa Imbang di Reykjavik

Masalah terbesar Lille musim ini tampaknya terletak di lini depan. Meski memiliki pemain bertalenta seperti Jonathan David, performa sang striker Kanada itu belum stabil. Dalam enam laga terakhir, David hanya mencetak satu gol, catatan yang jelas tidak cukup untuk seorang penyerang utama.

Selain itu, sektor sayap juga kehilangan kreativitas sejak cederanya Remy Cabella. Paulo Fonseca kini dihadapkan pada dilema: mempertahankan gaya menyerang yang atraktif namun boros peluang, atau beralih ke pendek

0 Komentar