Angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Cirebon kembali menunjukkan penurunan. Dinas Sosial Kabupaten Cirebon menegaskan jumlah warga miskin ekstrem yang sebelumnya mencapai 27 ribu kini turun menjadi 24 ribu jiwa.
Dinas Sosial Kabupaten Cirebon menyampaikan bahwa penurunan angka kemiskinan ekstrem terjadi berkat upaya berkelanjutan Pemerintah Daerah dalam memperkuat program pemberdayaan masyarakat. Dari total 27 ribu warga miskin ekstrem, kini tercatat tersisa sekitar 24 ribu jiwa yang masih harus mendapatkan penanganan intensif.
Penguatan kapasitas masyarakat menjadi fokus utama. Dinsos Cirebon memberikan berbagai pelatihan keterampilan sebagai langkah untuk meningkatkan taraf hidup warga, di antaranya pelatihan las dan pembuatan kue. Program ini bertujuan agar masyarakat memiliki kemampuan produktif dan bisa mandiri secara ekonomi.
Baca Juga:Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Raih Penghargaan Gubernur JabarPohon Tumbang Timpa Warung di Jalan Kalijaga – Video
Selain pelatihan, pendampingan juga terus dilakukan melalui sinergi lintas sektor. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem sekaligus memastikan masyarakat memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja.
Dengan beragam program pemberdayaan yang terus diperluas, Dinas Sosial Kabupaten Cirebon optimistis target penurunan angka kemiskinan ekstrem dapat terus dicapai secara bertahap.