Hasil Liverpool vs PSV di Liga Champions 2025/2026: Dominan tapi Dipermalukan, The Reds Kocar-Kacir di Anfield

Liga Champions 2025/2026
Liverpool tumbang 1-4 dari PSV Eindhoven di Stadion Anfield. Foto : Instagram resmi @liverpoolfc
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Liverpool kembali mengalami malam yang menyakitkan di Liga Champions 2025/2026. Meski tampil superior dalam statistik, The Reds justru tumbang 1-4 dari PSV Eindhoven di Stadion Anfield pada matchday kelima, Kamis (27/11/2025) dini hari WIB. Kekalahan telak ini tidak hanya mengejutkan, tetapi juga menimbulkan tanda tanya besar soal kestabilan tim asuhan Arne Slot.

Laga baru berjalan enam menit, Liverpool sudah dipaksa tertinggal lewat eksekusi penalti Ivan Perisic. The Reds sempat membalas di menit ke-16 melalui tembakan Dominik Szoboszlai yang memaksimalkan kemelut di depan gawang PSV. Namun, gol penyeimbang itu menjadi satu-satunya momen positif bagi Liverpool malam itu.

Memasuki babak kedua, performa Liverpool justru semakin goyah. Guus Til membuat publik Anfield terdiam setelah mencetak gol pada menit ke-56. Situasi semakin memburuk ketika Couhaib Driouech mencatatkan brace pada menit ke-73 dan 90’, memastikan Liverpool pulang dengan kekalahan memalukan di markas sendiri.

Baca Juga:PSSI Siapkan Kandidat Pelatih Baru Timnas Indonesia U-17 Pengganti Nova Arianto, Berikut Daftar Namanya!Jadwal Lengkap Pekan ke-14 BRI Super League 2025/2026: Persib Bandung Tantang Madura United Usai Duel Asia

Padahal Liverpool tampil jauh lebih dominan dibandingkan tim tamu. Mereka menguasai bola hingga 63 persen dan melepaskan total 27 tembakan, termasuk 10 yang tepat sasaran. Sebaliknya, PSV hanya menciptakan sembilan upaya, namun enam di antaranya mengarah tepat ke gawang dan empat berbuah gol. Efektivitas PSV serta kelemahan lini belakang Liverpool menjadi kombinasi yang menghukum The Reds dengan sangat keras.

Sorotan terbesar kembali mengarah pada rapuhnya barisan pertahanan Liverpool. Koordinasi yang buruk, telat melakukan antisipasi, serta lemahnya penjagaan ruang membuat PSV terlalu mudah menembus blok bertahan The Reds. Selain itu, buruknya penyelesaian akhir Liverpool membuat dominasi mereka tidak berarti apa-apa di papan skor.

Tekanan terhadap Arne Slot pun otomatis meningkat. Manajer asal Belanda itu menghadapi kritik atas ketidakmampuan tim menjaga konsistensi performa, terutama di pertandingan-pertandingan penting. Kekalahan ini juga membuat posisi Liverpool di klasemen grup makin rumit. Mereka harus bekerja keras pada laga terakhir untuk memastikan tiket ke babak berikutnya, bergantung pula pada hasil pertandingan lain.

Kekalahan 1-4 ini menjadi alarm keras bagi Liverpool. Dominasi permainan tidak akan berarti apa-apa jika lini belakang rapuh dan penyelesaian akhir tumpul. Dengan persaingan grup yang semakin ketat, The Reds harus segera memperbaiki masalah mendasar mereka jika tidak ingin langkah di Liga Champions musim ini berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.

0 Komentar