RADARCIREBON.TV – Pelatih PSBS Biak, Divaldo Alves mengeluhkan tentang haknya yang belum dibayar oleh manajemen. Pelatih asal Portugal itu mengaku tidak menerima gaji selama 2,5 bulan.
Divaldo Alves membeberkan kondisi menyedihkan itu usai PSBS menang 3-2 kontra Persijap Jepara pada pekan ke-14 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (27/11/2025) belum lama ini.
“Dari beberapa laga sebelumnya pemain tidak stabil mental karena ada hal-hal yang terjadi dibelakang dan itu pasti ganggu gaya permainan. Ada beberapa situasi gaji yang perlu diselesaikan, saya sendiri hampir 2,5 bulan belum gajian,” beber Divaldo.
Baca Juga:Kerja Sama Strasbourg – Chelsea Jadi Sorotan, Label Pemasok Pemain DibantahChelsea Kembali Naksir Mike Maignan, Bursa Kiper Elite Mulai Panas
“Terus ada beberapa pemain juga sudah dapat 30 persen, 50 persen. Tapi kami percaya penuh kepada manajemen, mereka akan selesaikan masalah itu secepatnya,” lanjut mantan pelatih Persik Kediri itu.
Sejak musim lalu, PSBS memang sudah dirundung masalah berat soal penunggakan gaji, ditambah dengan isu keretakan hubungan di internal manajemen. Ternyata problem itu belum tuntas sampai saat ini.
Ironisnya, Badai Pasifik harus menerima konsekuensi terkena larangan transfer pemain FIFA. Induk organisasi sepak bola dunia tersebut menghukum PSBS dan melarang melakukan aktivitas di bursa transfer selama tiga periode ke depan.
“Tapi dari manajemen ada informasi mungkin manajemen lama akan selesai, selesai masalah itu karena beberapa situasi transfer ban dari manajemen lama kata manajemen sekarang,” papar Divaldo.
“Pasti kami akan evaluasi banyak. Kami punya beberapa situasi mental dalam grup yang perlu diperbaiki dan harus ada perubahan dari manajemen,” tandasnya.
Registrations bans biasanya diberikan bagi klub yang melanggar regulasi transfer. Sanksinya adalah kewajiban pembayaran yang jatuh tempo serta pemutusan kontrak tanpa alasan yang sah.
Pelatih berusia 47 tahun itu mengungkapkan hukuman larangan transfer pemain menjadi tambahan penderitaan bagi setiap pelatih di dunia. Divaldo Alves berharap PSBS terbebas secepatnya dari sanksi.
Baca Juga:Chelsea Temukan Permata Brasil Lagi, Talenta 16 Tahun Ini Disebut Reinkarnasi EstevaoPep Guardiola Sudah Bilang 7 Tahun Lalu, Sekarang Semuanya Mulai Terbukti
“Itu mimpi buruk dari semua pelatih dunia. Kalau itu enggak ada, susah sekali. Karena semua pelatih pikir itu bisa perbaiki sedikit atau mungkin jual pemain, apapun. Itu jadi mimpi buruk semua pelatih. Pasti itu ganggu,” katanya.
