RADARCIREBON.TV – Kabar buruk menghampiri kubu Persib Bandung yang tengah berjuang di kancah Asia. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah menjatuhkan sanksi disiplin yang tergolong berat kepada asisten pelatih kepala, Gorjan Slavkovski. Sanksi ini menjadi pukulan telak bagi Maung Bandung yang sedang berupaya keras memperbaiki performa mereka di ajang AFC Challenge League (ACL) 2 2025/2026 Phase League.
Gorjan Slavkovski dijatuhi hukuman berupa larangan mendampingi tim dalam empat pertandingan AFC mendatang. Sanksi ini merupakan respons langsung terhadap insiden serius yang terjadi di bench pemain. Insiden tersebut melibatkan aksi “penyerangan fisik” yang dilakukan Slavkovski terhadap salah satu staf atau ofisial tim lawan.
Insiden di Balik Kekalahan Dramatis di GBLA
Peristiwa yang memicu sanksi berat ini terjadi saat Persib menjamu tim asal Singapura, Lion City Sailors, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan dramatis 3-4 bagi Persib tersebut, ketegangan tampaknya memuncak, berujung pada tindakan indispliner dari asisten pelatih tersebut. Insiden penyerangan fisik yang melanggar kode etik dan disiplin AFC itu terjadi di tengah kekecewaan mendalam atas hasil yang mengecewakan di kandang sendiri.
Baca Juga:Bukan Kebetulan! Legenda Everton Bela Taktik Pragmatis ArsenalAlarm Bahaya di Anfield: Liverpool Terjebak Krisis Historis di Bawah Arne Slot
Sanksi AFC ini didasarkan pada Pasal 47.1 Kode Disiplin dan Etik AFC, yang secara ketat melarang segala bentuk kekerasan fisik di lapangan maupun area teknis pertandingan. Tindakan tegas ini menggarisbawahi komitmen AFC untuk menjaga integritas dan suasana kondusif dalam kompetisi kontinental.
Pukulan Finansial dan Taktis bagi Maung Bandung
Selain larangan empat pertandingan, AFC juga membebankan sanksi finansial kepada Persib Bandung. Klub kebanggaan Jawa Barat ini dikenakan denda sebesar $2,000 USD atau setara dengan kurang lebih Rp 31 juta (kurs saat ini). Denda ini harus segera dibayarkan sebagai konsekuensi dari pelanggaran yang dilakukan oleh staf teknis mereka.
Namun, kerugian terbesar bagi Persib adalah absennya Slavkovski. Sebagai tangan kanan pelatih kepala Bojan Hodak, Slavkovski memiliki peran vital dalam mempersiapkan sesi latihan, menganalisis lawan, dan membantu Hodak dalam pengambilan keputusan taktis selama pertandingan berlangsung. Kehilangan sosok kunci ini selama empat pertandingan krusial di babak grup ACL 2 akan menjadi tantangan besar. Hodak kini harus bekerja keras untuk memastikan tim pelatih yang tersisa dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan, terutama saat Persib berusaha keras mengejar ketertinggalan poin dan mengamankan posisi untuk lolos ke babak selanjutnya.
