Bojan Hodak Beri Sinyal Keras, Tiga Legiun Asing Persib Bandung Dipastikan Terdepak di Putaran Kedua!

Persib Bandung
Foto: Channel WhatsApp resmi Persib Bandung.
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Kekalahan menyakitkan Persib Bandung dengan skor 3-4 dari Lion City Sailors di ajang AFC Challenge League (ACL) 2 pada Rabu (26/11) lalu, ternyata membawa konsekuensi yang sangat besar. Hasil mengecewakan di kandang sendiri tersebut bertindak sebagai katalisator bagi Pelatih Kepala Bojan Hodak untuk melakukan perombakan besar-besaran dalam skuadnya. Sinyal keras itu disampaikan langsung oleh Hodak dalam konferensi pers pasca-laga, di mana ia secara spesifik menyoroti kualitas pemain yang masuk di babak kedua.

Hodak tidak menutupi kekecewaannya. Dengan tegas ia menyatakan bahwa beberapa pemain yang diturunkan pada paruh kedua pertandingan itu tidak akan lagi memiliki masa depan di klub. “Saya kecewa dengan pemain yang masuk di babak kedua. Beberapa dari mereka kemungkinan besar tidak akan bermain untuk klub ini lagi,” ujar Hodak tanpa tedeng aling-aling. Ia menambahkan bahwa kualitas permainan mereka “hanya tidak berada di level ini,” sebuah pernyataan yang menandakan hilangnya kepercayaan total dari sang pelatih.

Tiga Legiun Asing Dalam Sorotan Tajam Evaluasi

Pernyataan tajam Hodak langsung memicu spekulasi luas di kalangan pendukung Maung Bandung mengenai siapa saja pemain asing yang akan terdepak menjelang bursa transfer paruh musim Liga Super 2025/2026. Meskipun lima nama dimasukkan di babak kedua (termasuk pemain lokal/naturalisasi), fokus evaluasi tertuju pada tiga legiun asing yang dianggap gagal memenuhi ekspektasi.

Baca Juga:Asisten Bojan Hodak, Gorjan Slavkovski, Dilarang Dampingi Maung Bandung di Empat Laga ACL 2Bukan Kebetulan! Legenda Everton Bela Taktik Pragmatis Arsenal

Nama pertama adalah gelandang serang, Wiliam Marcilio. Sebagai salah satu pemain yang dimasukkan di babak kedua dan kemudian disorot oleh Hodak, posisi Marcilio menjadi sangat rawan. Rumor kepindahannya bahkan semakin santer, dengan Arema FC disebut-sebut sebagai pelabuhan berikutnya, mengingat ia pernah tampil apik di sana dan Arema kini dilatih oleh Marcos Santos.

Nama kedua yang hampir pasti dicoret adalah penyerang, Ramon Tanque. Kontribusi Ramon sangat minim dan jauh dari ideal untuk seorang pemain asing yang didatangkan sebagai tumpuan lini serang. Dalam 14 pertandingan yang ia jalani, Tanque hanya mampu mencatatkan satu assist tanpa sebiji gol pun. Performa tumpul ini, ditambah fakta bahwa ia masuk dalam daftar pemain yang dikritik Hodak di laga Asia, membuat posisi striker asal Amerika Latin ini berada di ujung tanduk.

0 Komentar