Evaluasi Kritis untuk Jay Idzes: Pelajaran Pahit Sassuolo saat Digasak Como

Jay idzes
Foto @jayidzes
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, baru-baru ini harus menerima kenyataan pahit saat Sassuolo, klub barunya, dihantam kekalahan telak dalam pertandingan Serie B melawan Como. Meskipun Idzes bermain penuh sepanjang 90 menit, malam itu menjadi malam yang sulit bagi lini pertahanan Neroverdi, di mana beberapa keputusan pentingnya di lapangan mendapat sorotan tajam dari media-media Italia.

Pertandingan tersebut menjadi semacam rapor yang menguji ketahanan mental dan kualitas Idzes dalam situasi tekanan tinggi. Sassuolo, yang berambisi segera kembali ke kasta tertinggi setelah terdegradasi, justru tampil di bawah standar, terutama saat menghadapi serangan balik cepat dari Como. Kekalahan 0-4 bukan sekadar hasil, melainkan cerminan adanya masalah koordinasi dan miss-communication di barisan pertahanan.

Menurut ulasan dari TuttoMercatoWeb, salah satu media olahraga terkemuka di Italia, kinerja Idzes memang tidak sepenuhnya buruk, namun ia dinilai melakukan kesalahan fundamental yang berujung fatal. Pemain belakang berdarah Belanda-Indonesia ini disebut “salah membaca situasi” dalam momen-momen krusial, terutama yang berkontribusi langsung pada terciptanya dua dari empat gol Como. Ketika seharusnya ia menjaga posisi dan menutup ruang, Idzes justru terpancing maju, meninggalkan celah yang langsung dimanfaatkan dengan cerdas oleh penyerang lawan.

Baca Juga:Curtis Jones Buka Suara: Inilah yang Hilang dari Jantung Permainan LiverpoolGebrakan Awal Nova Arianto: 11 Talenta Muda Dipanggil Seleksi Timnas U-20, Dominasi Lima Pemain Persib!

Kesalahan-kesalahan taktis ini diperparah dengan kecepatan gerak penyerang Como yang sangat eksplosif. TuttoMercatoWeb memberikan penilaian yang cukup rendah, yaitu 5.5, menunjukkan bahwa performanya dianggap berada di bawah rata-rata. Angka ini menegaskan bahwa, meskipun ia memiliki fisik yang kuat dan kemampuan duel udara yang mumpuni, aspek pengambilan keputusan dalam membaca arah permainan dan pergerakan lawan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Kritik ini harus dilihat sebagai proses pendewasaan karier bagi Idzes. Bermain di Serie B, liga yang terkenal dengan taktiknya yang rumit dan persaingan ketat, menuntut konsentrasi penuh dan kecerdasan membaca permainan yang superior. Setelah menikmati debut yang menjanjikan, pertandingan melawan Como ini menjadi pengingat bahwa tekanan di sepak bola Italia sangatlah tinggi dan satu kesalahan kecil saja dapat mengubah jalannya pertandingan secara drastis.

0 Komentar