Ia menegaskan keberlanjutan bukan hanya soal mengolah limbah, tetapi tentang membangun pola pikir baru di tengah masyarakat.
“Keberlanjutan bukan semata mengurangi sampah, tetapi menumbuhkan kesadaran kolektif. Setiap pertandingan adalah kesempatan untuk berbuat baik, bagi klub, dan bagi lingkungan,” imbuhnya.
