Bank Sampah Seruni, Jagasatru, sudah menjalankan proses pemilahan sampah, dan hasilnya memiliki nilai ekonomis. Bahkan warga di lingkungan sudah terbiasa menggiatkan pemilahan sampah dari rumah.
Masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, di wilayah Jagasatru Barat, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, sudah terbiasa menggiatkan pemilahan sampah dari dapur. Sampah kering plastik dipilah, dan sampah sisa sayuran (juga dipilah).
Biasanya di halaman rumah sudah tersedia wadah untuk menampung sampah nonorganik, dan sampah organik sayuran dimasukkan ke bak untuk diproses menjadi kompos.
Baca Juga:Dewan Sahkan Perubahan Perda Pajak Daerah & Retribusi Daerah – VideoPemerintah Dan Kadin Harus Bersinergi – Video
Sementara, sampah plastik dikumpulkan untuk dibawa ke Bank Sampah. Jika sudah banyak, warga menimbang sampah nonorganik di Bank Sampah Seruni, yang hasilnya akan ditabung sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomis. Tidak hanya itu, sebagian sampah plastik seperti bungkus kopi kemasan dijadikan barang baru, baik anyaman tas dan wadah lainnya.
Bank Sampah Seruni menjadi salah satu pusat kegiatan yang dijalankan masyarakat, dengan pembinaan dari Dinas Lingkungan Hidup. Tujuannya adalah agar sampah dari rumah bisa memiliki nilai dan bermanfaat, serta mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir).