RADARCIREBON.TV – Kini, menjadi bagian dari dunia sepak bola Indonesia tidak lagi hanya impian untuk pemain pria. Para pemain wanita juga mulai mendapatkan kesempatan, termasuk Bilqis Fatimah Azzahra, seorang talenta muda dari Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Sejak kecil, Bilqis sudah akrab dengan olahraga ini. Meskipun ayahnya bukan seorang atlet profesional, kecintaannya pada sepak bola menjadi penggerak bagi Bilqis. Dengan sering menemani ayahnya bermain, ia mulai belajar menggiring bola di usia enam tahun, hingga akhirnya minatnya berkembang menjadi sesuatu yang lebih serius.
Seiring berjalannya waktu, tekad Bilqis untuk menekuni jalur yang umumnya didominasi laki-laki semakin kuat. Keputusan untuk bergabung dengan tim putri Goal Aksis Bandung menjadi langkah penting dalam kariernya. Di klub itu, ia menemukan lingkungan yang dapat mengasah kemampuan bermainnya dan membuat posisinya sebagai gelandang menjadi ciri khasnya di lapangan.
Baca Juga:Striker Timnas Indonesia Miliano Jonathans Masuk Daftar Pemain Hadapi Real BetisLAFC Perpanjang Kontrak Adrian Wibowo hingga 2027, Tegaskan Komitmen pada Talenta Muda
“Sejak kecil, saya memang menyukai sepak bola. Ayah yang mengenalkan dan membiasakan saya untuk bermain,” ungkap Bilqis saat ditemui di Lapangan Pusdikpom, Cimahi, Sabtu (29/11/2025).
Memiliki Panutan dan Langkah Besar di Masa DepanDi usianya yang baru 13 tahun, Bilqis sudah memiliki sosok-sosok inspiratif. Ia mengagumi Cristiano Ronaldo karena kedisiplinannya dan kerja kerasnya, serta menjadikan Thom Haye dari Persib Bandung sebagai contoh dalam gaya bermain gelandang yang efisien.
“Mereka bermain di posisi yang sama dan cara bermainnya sederhana tetapi sangat efektif,” katanya.Keinginannya semakin jelas: menjadi anggota Timnas Indonesia Putri. Ia terus berlatih agar suatu saat bisa terpilih untuk seleksi nasional.
Salah satu platform yang membantunya dalam proses tersebut adalah Hydroplus Soccer League. Dalam pertandingan melawan Patriot Putri Bekasi, Goal Aksis berhasil menang dengan skor 6-0. Empat gol di antaranya dihasilkan dari umpan tepat yang diberikan Bilqis, yang menunjukkan perannya yang sangat penting sebagai pengatur serangan.
“Saya senang bisa memberikan sumbangsih dan membantu tim meraih kemenangan. Ini adalah liga pertama kami, jadi sangat berarti bagi saya,” ujarnya.
Kerja Keras dan Ambisi BesarBilqis menyadari bahwa perjalanan menuju level nasional adalah suatu tantangan besar. Selain itu, ada tim-tim kuat seperti Saswco dan Mojang Priangan yang siap bersaing. Oleh karena itu, jadwal latihan tim menjadi lebih intensif.
