Mebiso Raih Penghargaan Smart IP Platform of the Year 2025: Momentum Baru Perlindungan Merek di Era Digital

Mebiso
Mebiso meraih penghargaan Smart IP Platform of the Year 2025, bukti inovasi AI dalam perlindungan merek bagi UMKM Indonesia. Foto: Ilustrasi AI
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Di tengah gelombang transformasi digital yang kian deras, perlindungan merek menjadi isu krusial bagi keberlangsungan bisnis, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dalam lanskap yang dinamis ini, Mebiso, sebuah platform perlindungan merek berbasis kecerdasan buatan (AI), berhasil mencuri perhatian dan meraih penghargaan Smart IP Platform of the Year 2025 pada ajang Marketeers SME Award.

Penghargaan ini merupakan bagian dari acara Marketeers Konek 2025, sebuah ajang bergengsi yang mengapresiasi inovasi bisnis di Indonesia. Iwan Setiawan, CEO Marketeers, secara langsung menyerahkan penghargaan kepada Hesti Rosa, CEO Mebiso, pada malam puncak acara yang digelar di Grand Indonesia, Jakarta.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk Mebiso, tetapi juga untuk seluruh pelaku usaha dan UMKM Indonesia yang terus tumbuh dan percaya bahwa perlindungan merek adalah fondasi penting bagi keberlanjutan bisnis. Kami bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan mereka,” ujar Hesti Rosa dengan penuh semangat.

Baca Juga:Optimisme Ekonomi 2026: Pemerintah Klaim Risiko Sudah "Price-In", Saatnya Menuai Hasil?Ramalan Zodiak Leo: Keajaiban Menanti di Akhir Tahun 2025

Kemenangan Mebiso ini menjadi simbol dari pergeseran paradigma dalam dunia perlindungan merek. Kecerdasan buatan kini menjadi garda terdepan dalam membantu pemilik usaha mengamankan aset merek mereka di tengah persaingan global yang semakin ketat. AI tidak hanya berfungsi sebagai alat otomatisasi, tetapi juga sebagai sistem analisis prediktif yang mampu membaca pola, mengidentifikasi risiko, dan mengambil keputusan berbasis data secara lebih presisi.

Pemerintah Indonesia pun активно mendorong pemanfaatan AI sebagai bagian dari transformasi digital. Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui situs resminya menyebut bahwa adopsi teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi UMKM dan mengoptimalkan proses perizinan, termasuk pendaftaran dan perlindungan merek dagang.

Dengan jutaan pelaku usaha aktif, AI menjadi jembatan baru untuk mempercepat proses administrasi sekaligus meminimalkan human error. Melalui kemajuan inilah, muncul berbagai platform digital yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Mebiso menjadi salah satu contoh nyata bagaimana teknologi dapat memberikan dampak langsung terhadap keberlanjutan bisnis. Layanan perlindungan merek berbasis AI yang ditawarkan oleh Mebiso semakin populer di kalangan UMKM, startup, maupun pelaku usaha berskala besar. Inovasi ini menjadi solusi efektif dalam menghadapi praktik peniruan merek yang semakin marak.

0 Komentar