RADARCIREBON.TV – Perburuan nakhoda baru untuk Tim Nasional Indonesia pasca-perpisahan dengan Patrick Kluivert terus memanas dan kini telah menarik perhatian media-media olahraga ternama di Eropa. Di tengah spekulasi yang didominasi oleh nama-nama pelatih dari Belanda, sebuah laporan mengejutkan dari Inggris mengemukakan adanya kandidat baru yang memiliki pengalaman menukangi tim di ajang Piala Dunia.
Media terkemuka asal Inggris, Sky Sports, melaporkan bahwa John Herdman, mantan pelatih kepala Timnas Kanada, secara resmi telah masuk dalam daftar kandidat yang dipertimbangkan oleh PSSI. Pria berusia 50 tahun yang berkebangsaan Inggris ini bahkan disebut telah menjalani proses wawancara dengan perwakilan PSSI, yang saat ini memang diketahui sedang berada di Benua Biru untuk bertemu langsung dengan para calon arsitek Garuda.
Masuknya Herdman ke bursa pelatih memberikan dimensi baru yang menarik. Ia dikenal sebagai sosok pembangun program jangka panjang. Rekam jejaknya sangat impresif di level tim nasional. Karier kepelatihannya dimulai dari memimpin Timnas Putri Selandia Baru, sebelum akhirnya dipercaya memegang kendali Timnas Putri Kanada selama tujuh tahun, membawa tim tersebut meraih medali perunggu Olimpiade dua kali berturut-turut.
Baca Juga:Kabar Gembira Jamaah 2026: Biaya Haji Reguler Turun, Peluang Ibadah Lebih RinganEmpat Disiplin, Satu Target: Manuver PB Akuatik Indonesia Menuju Puncak SEA Games 2025
Pencapaian terbesarnya terjadi ketika ia mengambil alih Timnas Putra Kanada. Di bawah kepemimpinannya, tim berjuluk The Canucks tersebut berhasil lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar, sebuah comeback sensasional setelah penantian panjang selama 36 tahun. Keberhasilannya membangkitkan dan menstabilkan program sepak bola di negara yang kurang memiliki tradisi sepak bola kuat menjadi modal penting yang mungkin menarik minat PSSI. Herdman dikenal memiliki filosofi kerja keras dan disiplin yang tinggi, yang berhasil mengubah mentalitas tim yang ia tangani.
Dalam persaingan merebut kursi panas ini, John Herdman dilaporkan akan bersaing ketat dengan nama-nama tenar lain yang sudah lebih dulu beredar, termasuk asisten pelatih Liverpool, Giovanni van Bronckhorst. Keberadaan dua nama dengan profil dan pencapaian yang sangat berbeda ini menunjukkan bahwa PSSI sedang melakukan pendekatan yang komprehensif, tidak hanya mencari pelatih dengan koneksi Eropa, tetapi juga mencari sosok yang benar-benar mampu mengubah arah dan performa tim di tingkat internasional.
