Dampak dari kegagalan ini terasa tidak hanya bagi tim putra, tetapi juga menyisakan perbandingan dengan prestasi Timnas Putri Indonesia, yang justru sukses lolos ke semifinal pada SEA Games 2025. Hal ini membuat dukungan dan perhatian publik kini turut bergeser ke tim putri yang masih berjuang untuk medali.
Meski begitu, kemenangan dramatis atas Myanmar tetap menyisakan kebanggaan tersendiri bagi para pemain dan suporter. Garuda Muda menunjukkan semangat juang tinggi, meski akhirnya tak mampu mengubah nasib tim di turnamen. Perjalanan di SEA Games 2025 menjadi pelajaran berharga dan momentum evaluasi untuk pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia agar bisa kembali mencapai prestasi tingkat regional maupun internasional.
