Banjir besar menerjang wilayah Barat Kabupaten Cirebon akibat hujan deras yang membuat sungai meluap. Warga membuat bendungan darurat penahan air untuk cegah banjir masuk ke pemukiman.
Banjir besar mengepung sejumlah kecamatan di Wilayah Barat Kabupaten Cirebon. Salah satu yang terparah terjadi di pemukiman warga di Desa Jungjang Wetan, Kecamatan Arjawinangun. Air limpasan sungai mulai luber dan merendam rumah-rumah warga sejak Minggu, 14 Desember 2025, malam.
Warga bahkan berupaya membuat bendungan penahan air di sekitar titik masuk pemukiman, agar dampak luapan banjir bisa diminimalisasi. Ketinggian banjir bervariasi, mulai dari selutut orang dewasa hingga mencapai dada. Tingginya curah hujan membuat sungai yang melintasi pemukiman masyarakat limpas, sehingga air dengan cepat masuk ke kawasan permukiman.
Baca Juga:Program Ketahanan Pangan Di Dalam Rutan Akan Dikembangkan – VideoPKL Sukalila Ramai-Ramai Datangi Kantor Satpol PP – Video
Tidak hanya rumah warga yang terendam, banjir juga menggenangi akses jalan utama penghubung antar desa, area persawahan milik petani, serta mengganggu aktivitas dan roda ekonomi masyarakat.
Selain Desa Jungjang Wetan, banjir juga melanda Desa Jemaras Kidul, Klangenan, Suranenggala, Panguragan Wetan, dan Desa Gujeg. Sejumlah warga bahkan terpaksa mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman, menyusul debit air yang terus meninggi. Hingga saat ini, warga masih dihantui banjir susulan, karena curah hujan beberapa hari terakhir masih tinggi.