Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Cirebon, meluas hingga tujuh kecamatan, Minggu Siang. Air kiriman yang meluap, bahkan merendam hampir lima belas desa dengan ketinggian delapan puluh hingga satu setengah meter dan memutus akses jalan penghubung kecamatan. Sementara, petugas mengevakuasi lansia yang terjebak di rumah yang terendam.
Sejumlah lansia yang bermukim di perumahan Desa Jungjang Wetan, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, ini dievakuasi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Minggu siang. Lansia yang terjebak di dalam rumah yang terendam banjir hingga satu meter. Dengan perahu karet, petugas mengevakuasi korban banjir tersebut ke tempat saudaranya.
Desa Jungjang Wetan sendiri, menjadi titik terparah banjir yang menerjang lima belas desa yang tersebar di tujuh kecamatan. Air banjir yang berasal dari luapan Sungai Winong dan Karangdawa, masuk deras ke pemukiman. Bahkan, sebagian warga yang saat itu tengah beristirahat tak mampu menyelamatkan harta bendanya.
Baca Juga:Program Ketahanan Pangan Di Dalam Rutan Akan Dikembangkan – VideoPKL Sukalila Ramai-Ramai Datangi Kantor Satpol PP – Video
Sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), menyebar personelnya di lima belas desa terdampak banjir. Petugas juga terus berupaya mengevakuasi lansia maupun ibu hamil yang terjebak banjir. Petugas masih melakukan pemantauan debit air sungai yang hingga siang ini belum menunjukan tanda-tanda menyusut.
Saat ini, hampir sebagian besar penghuni di rumah, memilih mengungsi dan menempatkan anggotanya keluarganya untuk menjaga harta benda. Banjir ini juga mengakibatkan jalan penghubung antar kecamatan terendam banjir dan hanya dapat dikibtasi (sepertinya maksudnya ‘dilintasi’) kendaraan roda empat dengan kecepatan rendah.