RADARCIREBON TV – Kontingen Indonesia kembali menunjukkan konsistensi di SEA Games 2025 Thailand. Dalam satu hari pertandingan, Merah Putih sukses melampaui target emas harian, mengoleksi 12 medali emas, melebihi proyeksi awal sebanyak 11 emas. Capaian ini ditopang performa luar biasa dari tiga cabang olahraga, yakni atletik, bulu tangkis, dan balap sepeda.
Keberhasilan tersebut mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama di pesta olahraga Asia Tenggara, sekaligus menjadi sinyal positif menuju target besar 80 emas yang dibebankan kepada kontingen Merah Putih.
Atletik Jadi Tulang Punggung Tambahan Emas
Cabang atletik tampil sebagai penyumbang emas terbanyak pada hari tersebut. Indonesia berhasil meraih empat medali emas, melampaui target yang sebelumnya ditetapkan. Nomor-nomor lari dan maraton menjadi ladang utama panen medali, menunjukkan bahwa pembinaan atletik Indonesia mulai menunjukkan hasil nyata di level regional.
Baca Juga:Update Hasil SEA Games 2025: Emas Renang Terbuka Lebar! Felix Farrel Tercepat, 9 Wakil Indonesia Lolos FinalMesin Emas SEA Games 2025! Atletik Indonesia Borong 7 Emas, Pecah Rekor dan Lampaui Target Lebih Cepat
Beberapa atlet andalan tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga final, memperlihatkan kedalaman skuad yang semakin matang, bukan hanya bertumpu pada satu atau dua nama saja.
Bulu Tangkis Kembali Melampaui Ekspektasi
Di cabang bulu tangkis, Indonesia juga tampil di atas target. Dari proyeksi satu emas, Merah Putih justru berhasil mengamankan dua medali emas, termasuk dari sektor ganda putra. Hasil ini sejalan dengan dominasi Indonesia di cabang tepok bulu sepanjang SEA Games 2025, yang sebelumnya juga memastikan status juara umum bulu tangkis.
Performa bulu tangkis menjadi krusial karena persaingan kali ini jauh lebih ketat. Negara-negara seperti Thailand dan Malaysia menurunkan pemain terbaiknya, bukan sekadar pelapis atau pemain muda seperti edisi-edisi sebelumnya.
Balap Sepeda Curi Perhatian
Kejutan datang dari balap sepeda. Cabor ini awalnya tidak diprediksi menyumbang emas pada hari tersebut. Namun, atlet Indonesia justru berhasil mempersembahkan medali emas dari nomor road race beregu putra, melampaui target nol emas yang dipatok sebelumnya.
Keberhasilan balap sepeda ini menjadi bukti bahwa Indonesia tidak hanya mengandalkan cabor unggulan tradisional, tetapi juga mulai kompetitif di cabang-cabang yang sebelumnya jarang disorot.
