RADARCIREBON.TV – Perjalanan Timnas Indonesia U-22 di kancah SEA Games 2025 di Thailand memang berakhir prematur dan menyisakan kekecewaan mendalam. Berstatus sebagai juara bertahan, harapan publik untuk melihat Garuda Muda mempertahankan medali emas pupus setelah langkah mereka terhenti di fase grup. Kekalahan tipis 0-1 dari Filipina di laga pembuka dan kemenangan 3-1 atas Myanmar yang tak cukup membawa mereka lolos karena kalah dalam produktivitas gol dari Malaysia, menjadi penutup kisah perjuangan skuad asuhan Indra Sjafri tersebut. Kegagalan ini tentu menjadi pil pahit, namun panggung sepak bola harus terus berputar, dan kini fokus para penggawa muda tersebut beralih total ke kompetisi domestik.
Jeda singkat internasional telah usai, dan gemerlap persaingan BRI Super League 2025/2026 kembali menyapa. Kompetisi kasta tertinggi Indonesia sudah memasuki pekan krusial, dan aksi-aksi para bintang muda yang baru kembali dari Thailand ini sangat dinantikan. Mereka membawa bekal pengalaman, baik manis maupun pahit, untuk dipersembahkan kepada klub masing-masing.
Di lini belakang, nama Kadek Arel layak mendapat perhatian lebih. Bek muda Bali United ini adalah pilar yang nyaris tak tergantikan dalam skuad SEA Games. Dalam dua pertandingan fase penyisihan, Arel menunjukkan konsistensi luar biasa, menjadi satu-satunya pemain yang selalu dipercaya bermain penuh selama 90 menit tanpa tergusur rotasi. Kekokohannya menjaga pertahanan diharapkan bisa menjadi kunci bagi Bali United untuk terus bersaing di papan atas liga. Selain piawai mengawal area belakang, Arel juga memiliki potensi besar saat skema bola mati, menjadikannya ancaman ganda bagi lawan.
Baca Juga:Link Live Streaming BWF World Tour Finals Hari Ini, 17 Desember 2025: Ujian Berat Wakil Indonesia di Hangzhou!Perebutan Puncak Grup! Jadwal Live Streaming Voli Putra Indonesia vs Filipina Hari Ini di Sea Games 2025
Bergeser ke sisi sayap, ada Dony Tri Pamungkas dari Persija Jakarta. Pemain kidal ini selalu mendapatkan tempat di dua laga grup, dengan peran yang fleksibel, kadang sebagai wing back kiri, kadang digeser lebih ofensif sebagai winger. Konsistensi penampilan Dony, bahkan dengan sumbangan satu assist di turnamen tersebut, membuktikan kematangannya. Meskipun belum menjadi starter reguler di Persija, pengalaman internasional ini pasti menambah kepercayaan dirinya untuk merebut satu tempat permanen di Macan Kemayoran yang akan menghadapi Semen Padang.
