Kalahkan Rizky Ridho, Gol Santiago Montiel Raih Puskas Award 2025

Kalahkan Rizky Ridho, Gol Santiago Montiel Raih Puskas Award 2025
Kalahkan Rizky Ridho, Gol Santiago Montiel Raih Puskas Award 2025. Foto IG : Rizky Ridho
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho, harus mengubur harapannya untuk meraih Puskas Award 2025. Penghargaan gol terbaik tahun ini resmi jatuh ke tangan pemain Independiente, Santiago Montiel, yang mencuri perhatian dunia lewat gol spektakulernya di Liga Argentina.

Montiel meraih Puskas Award berkat gol salto kaki kiri yang ia cetak saat Independiente menghadapi Independiente Rivadavia pada Mei 2025. Dalam laga tersebut, bek kanan berusia 24 tahun itu menyambar bola liar di depan kotak penalti dan melepaskan tendangan akrobatik yang meluncur deras ke gawang lawan. Gol tersebut dinilai memiliki tingkat kesulitan tinggi serta menunjukkan keberanian dan teknik luar biasa.

Aksi Montiel langsung viral dan menjadi perbincangan luas di kalangan pencinta sepak bola dunia. Golnya pun berhasil mengungguli 10 kandidat lainnya dalam perebutan Puskas Award, termasuk Rizky Ridho.

Baca Juga:Tayang Dini Hari WIB! Ini Jadwal FIFA The Best 2025 dan Peluang Rizky Ridho Raih Puskas AwardDua Emas Panahan, Satu Emas Dayung: Indonesia Dominasi Di Lapangan dan Air SEA Games 2025

Rizky Ridho sendiri masuk nominasi berkat gol jarak jauhnya yang fenomenal saat membela Persija Jakarta melawan Arema FC di Liga 1. Dalam pertandingan tersebut, Ridho mencetak gol lewat sepakan keras dari area tengah lapangan yang mengejutkan penjaga gawang lawan. Meski demikian, gol tersebut belum cukup untuk mengantarkannya meraih penghargaan individu bergengsi dari FIFA.

Selain Montiel dan Ridho, nominasi Puskas Award 2025 juga diisi oleh nama-nama besar seperti Lamine Yamal dari Barcelona serta Alessandro Deiola yang memperkuat Cagliari.

Proses penentuan pemenang Puskas Award dimulai dari pemilihan 11 gol terbaik sepanjang tahun. Penilaian dilakukan oleh dua kelompok pemilih, yakni penggemar sepak bola global dan panel FIFA Legends. Masing-masing kelompok memiliki bobot suara yang sama, yaitu 50 persen, dengan sistem peringkat dari posisi pertama hingga ketiga yang dikonversi menjadi poin.

“Sejujurnya saya tidak memikirkannya saat itu, saya langsung menendang bola,” ujar Montiel seperti dikutip dari situs resmi FIFA. “Saya berterima kasih kepada semua yang sudah memberikan suara – para penggemar Independiente, klub, dan legenda sepak bola FIFA. Saya sangat bahagia menerima penghargaan ini dan mengirimkan pelukan hangat untuk semuanya.”

0 Komentar