×
RCTV live Streaming

Drama 35 Gol di Final! Tim Polo Air Putra Indonesia Taklukkan Tekanan, Pulang dengan Perak SEA Games 2025

SEA Games 2025
Foto (Dok. akuatikindo)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Tim Polo Air Putra Indonesia harus mengakhiri perjuangannya di SEA Games 2025 dengan medali perak usai kalah tipis dari Singapura pada laga final. Duel puncak yang berlangsung di Thammasat University Rangsit Campus, Thailand, Jumat (19/12/2025), menyuguhkan pertandingan sengit dengan skor akhir 16-19 untuk keunggulan Singapura.

Sejak kuarter pertama, pertandingan langsung berjalan dalam tempo tinggi. Kedua tim saling menekan dan bergantian mencetak gol. Singapura mampu memanfaatkan beberapa celah di pertahanan Indonesia untuk menutup kuarter awal dengan keunggulan tipis 8-6. Meski tertinggal, skuad Merah Putih tidak kehilangan fokus dan terus menjaga intensitas permainan.

Memasuki kuarter kedua, Indonesia tampil lebih agresif. Serangan yang dibangun lebih variatif dan efektif membuat tim asuhan Rangga Wisnu Wardhana berhasil mengejar ketertinggalan. Hingga paruh pertama berakhir, skor kembali seimbang 11-11, menandakan laga final ini benar-benar berjalan ketat dan sulit diprediksi.

Baca Juga:Penuh Makna: Garuda Pertiwi Mengambil Pelajaran Berharga di SEA Games 2025 Demi Mimpi Piala DuniaKembali, Gila! Timnas Voli Putra Indonesia Tekuk Vietnam dan Lolos ke Final SEA Games 2025

Pada kuarter ketiga, ritme permainan sedikit menurun seiring meningkatnya tensi dan kehati-hatian kedua tim. Singapura kembali unggul setelah mencetak tiga gol, sementara Indonesia hanya mampu membalas dua gol. Skor 14-13 untuk Singapura bertahan hingga akhir kuarter ketiga, membuat laga semakin menegangkan.

Sayangnya, pada kuarter penentuan, keberuntungan belum berpihak kepada Indonesia. Sejumlah peluang emas yang tercipta gagal dimaksimalkan menjadi gol. Di sisi lain, Singapura tampil lebih efektif dalam penyelesaian akhir dan mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Indonesia pun harus puas mengakhiri laga dengan skor 16-19 dan meraih medali perak.

Kapten tim Indonesia, Rezza Auditya Putra, menyampaikan rasa bangganya terhadap perjuangan tim. Menurutnya, seluruh pemain telah berjuang maksimal meski hasil akhir belum sesuai harapan. Ia menilai performa tim menunjukkan perkembangan signifikan dan menjadi modal penting untuk masa depan.

Pelatih Rangga Wisnu Wardhana juga memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya. Ia menyoroti komposisi tim yang didominasi pemain muda dengan rata-rata usia sekitar 20 tahun. Menurutnya, pengalaman bertanding di SEA Games pertama mereka menjadi bekal berharga jika terus dibarengi konsistensi latihan dalam beberapa tahun ke depan.

0 Komentar