4. Pahala setara puasa selama 60 bulan
Dari riwayat Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa puasa pada tanggal 27 Rajab, Allah mencatatnya sebagaimana orang yang puasa selama 60 bulan.” Keutamaan ini menjadi alasan kuat untuk tidak melewatkan hari istimewa ini.
5. Perlindungan dari pintu-pintu neraka
Puasa selama tujuh hari di Rajab disebutkan dapat membuat pintu-pintu neraka Jahannam tertutup bagi yang melaksanakannya – bentuk perlindungan spiritual yang luar biasa.
6. Mendapatkan minuman dari sungai surga
Hadits yang diriwayatkan oleh Imam al-Baihaqi dari Anas bin Malik menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
إِنَّ فِي الْجَنَّةِ نَهْراً يُقَالُ لَهُ رَجَبٌ مَاؤُهُ أَشَدُّ بَيَاضاً مِنَ اللَّبَنِ، وَأَحْلَى مِنَ العَسَلِ، مَنْ صَامَ مِنْ رَجَبٍ يَوْماً وَاحِداً سَقَاهُ اللهُ مِنْ ذَلِكَ النَّهْرِ
Baca Juga:Saat Thailand Ditekan Tipis: Tim Dragon Boat Indonesia Rajai Hari Kedua SEA Games dengan 2 Emas & 1 PerakDea Salsabila Bawa Emas Ke-79 Kontingen Indonesia, Rekan Senegaranya Kalah Cipta Sejarah Karena Aturan
Artinya, “Sesungguhnya di surga terdapat sebuah sungai yang bernama ‘Rajab.’ Airnya lebih putih daripada susu dan lebih manis daripada madu. Barang siapa berpuasa satu hari di bulan Rajab, maka Allah akan memberinya minum dari sungai tersebut.”
7. Sarana meningkatkan iman dan persiapan menyambut Ramadhan
Sebagai bulan sebelum Ramadhan, Rajab menjadi wadah untuk mempersiapkan diri secara spiritual dan fisik. Dengan memperbanyak puasa dan amal saleh, seorang Muslim dapat memasuki Ramadhan dengan hati yang lebih bersih dan ketakwaan yang lebih kuat.
Meskipun tidak wajib, puasa Rajab tetap bernilai tinggi karena dilakukan pada waktu yang dimuliakan. Dengan niat tulus dan sesuai tuntunan syariat, ibadah ini menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus memantapkan kesiapan menyongsong bulan suci Ramadhan.
