RADARCIREBON.TV – Tak semua perjalanan besar dimulai dari sorotan lampu stadion megah. Sebagian justru ditempa di kota kecil, di bawah tekanan kompetisi, jauh dari hiruk-pikuk Bernabeu. Nico Paz memilih jalan itu. Dan kini, Real Madrid siap menjemput kembali hasilnya.
Laporan Diario AS menyebutkan bahwa Real Madrid telah mengambil keputusan final: Nico Paz akan dipulangkan dari Como 1907 pada musim panas 2026.
Bukan spekulasi, melainkan langkah strategis yang sejak awal telah dipersiapkan dengan rapi.
Baca Juga:Buruan Link Dana Kaget Jelang Tahun Baru 2026: Rezeki Dadakan Rp25 Ribu, Siapa Cepat Dia Dapat!Ini Daftar Lengkap UMK 2026 Kota dan Kabupaten di Jawa Barat, Cek Daerah Kamu Naik Berapa!
Los Blancos akan mengaktifkan klausul buy-back senilai sekitar 9 juta euro, angka yang nyaris terlihat “murah” jika dibandingkan dengan perkembangan pesat sang gelandang dalam dua musim terakhir.
Klausul ini diselipkan Real Madrid saat melepas Paz ke Como pada musim panas 2024 dengan nilai transfer 6 juta euro. Sebuah investasi jangka panjang yang kini siap dipanen.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Sejak Toni Kroos mengakhiri kiprahnya bersama Madrid, lini tengah El Real kehilangan denyut kreativitas. Umpan-umpan presisi, visi lapangan, dan ketenangan dalam mengatur tempo belum benar-benar tergantikan. Nico Paz diproyeksikan menjadi jawaban, atau setidaknya, awal dari solusi itu.
Di Italia, Paz tidak hanya bermain. Ia bertumbuh. Bersama Como 1907, klub yang dimiliki Hartono Bersaudara asal Indonesia, gelandang asal Argentina itu menjelma menjadi pusat permainan. Di tangan pelatih Cesc Fabregas, Paz ditempa dalam sistem sepak bola atraktif yang menuntut kecerdasan, keberanian, dan konsistensi.
Musim pertamanya di Serie A menjadi panggung pembuktian. Enam gol dan sembilan assist dari 35 laga bukan sekadar angka, melainkan kontribusi nyata yang membantu Como bertahan di kasta tertinggi Italia, prestasi besar bagi klub promosi. Paz hadir bukan sebagai pelengkap, melainkan penggerak.
Musim kedua, kedewasaan itu semakin terasa. Dalam 15 pertandingan Liga Italia musim 2025–2026, Paz sudah mengoleksi lima gol dan lima assist. Permainannya lebih dominan, lebih berani mengambil risiko, dan lebih matang dalam mengambil keputusan. Como pun ikut terangkat, bertengger di posisi ketujuh klasemen sementara, sebuah capaian yang membawa kebanggaan tersendiri.
