RADARCIREBON.TV Manchester City gagal meneruskan tren kemenangannya di Liga Inggris. Bertamu ke markas Sunderland, Man City diredam dalam hasil imbang 0-0.
Pertandingan Sunderland vs Manchester City digelar di Stadium of Light, Jumat (2/1/2026) dinihari WIB. The Citizens dibuat frustrasi dengan pertahanan solid tim tuan rumah di sepanjang permainan.
Dominasi yang Sia-sia
Di bawah arahan Guardiola, City sebenarnya tampil sangat dominan dengan menguasai 67% penguasaan bola. Namun, taktik yang biasanya cair kali ini membentur tembok kokoh Sunderland.
Baca Juga:7 Tanaman Hias Dengan Harga Murah dan Mudah Dirawat DirumahHasil Super League 2025/2026: Bali United vs Dewa United Selesai Skor 0-0
Kapten City, Bernardo Silva, menyoroti hilangnya kontrol yang biasanya menjadi ciri khas tim asuhan Pep.
“Di babak pertama kami tidak bermain cukup baik. Kami menyerang sedikit terlalu cepat dan tidak cukup memindahkan bola untuk mencari celah. Kami tidak senang karena kami menginginkan hasil yang lebih baik dari ini,” ungkap Silva.
Tantangan Mental bagi Pep
Bagi Guardiola, hasil ini adalah pengingat dominasi statistik tidak selalu berbuah tiga poin. Apalagi, Sunderland asuhan Regis le Bris secara berani mengganggu “ritme” permainan yang biasanya dibangun Pep dengan sangat rapi.
Mantan bek City, Steph Houghton, menilai tekanan kini ada di pundak City. “Mereka [City] secara keseluruhan akan kecewa karena banyaknya peluang yang tercipta. Namun, perjalanan masih sangat panjang. Tim seperti Arsenal dan Aston Villa pun kesulitan saat bermain di sini,” ujar Houghton kepada BBC Match of the Day.
Arsenal di Atas Angin
Saat City kehilangan poin di suhu dingin Sunderland, Mikel Arteta dan Arsenal justru semakin nyaman di puncak klasemen. Kondisi ini menuntut Pep Guardiola untuk segera menemukan formula baru guna memastikan lini depannya kembali tajam, mengingat Arsenal tampak belum menunjukkan tanda-tanda melambat.
Sunderland sendiri bangga bisa merusak skenario besar Guardiola.
“Kami berani karena mencoba agresif dan menekan tinggi. Saya rasa kami berhasil mengganggu rutinitas dan aliran bola mereka (City),” ujar pelatih Sunderland, Regis le Bris.
Kini, bola ada di tangan Pep. Dengan separuh musim tersisa, setiap poin yang hilang akan terasa seperti langkah mundur dalam upaya City mempertahankan dominasi mereka di Inggris.
