RADARCIREBON.TV – Kabar yang ditunggu-tunggu oleh jutaan pencinta sepak bola di tanah air akhirnya menemui titik terang. Setelah melalui proses pencarian yang cukup panjang dan penuh spekulasi, PSSI dikabarkan telah mencapai kesepakatan final dengan sosok yang akan menahkodai Timnas Indonesia. Kabar gembira ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, yang menyatakan bahwa segala urusan administratif dan detail kontrak telah diselesaikan dengan sangat lancar.
PSSI tampaknya tidak ingin membiarkan kursi pelatih kosong terlalu lama demi menjaga momentum perkembangan skuad Garuda. Sumardji memberikan bocoran bahwa saat ini pihak federasi tinggal menunggu waktu yang tepat bagi Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, untuk memperkenalkan sang juru taktik secara resmi kepada publik. Kepastian ini tentu menjadi angin segar, mengingat agenda besar internasional sudah menanti di depan mata. Paling lambat, pengumuman bersejarah ini akan dilakukan sebelum bulan Januari 2026 berakhir.
Meskipun PSSI masih merahasiakan identitas pelatih tersebut secara resmi, banyak spekulasi kuat yang mengarah pada sosok pelatih berpengalaman asal Inggris, John Herdman. Pilihan ini bukanlah tanpa alasan, mengingat rekam jejaknya yang mentereng, termasuk keberhasilannya membawa Timnas Kanada menembus putaran final Piala Dunia. Namun, perjalanan mendapatkan kesepakatan ini tidaklah instan. Sebelumnya, PSSI telah melakukan perburuan hingga ke Benua Eropa dan melakukan wawancara intensif dengan beberapa kandidat berkelas, termasuk asisten pelatih Liverpool, Giovanni van Bronckhorst.
Baca Juga:Miliki Kandungan Atsiri Tinggi, Melati Berpotensi Jadi Primadona Baru Industri Kosmetik3 Shio Paling Beruntung di Tahun Kuda Api 2026, Siap-Siap Tajir Melintir!
Strategi PSSI dalam mengamankan pelatih baru ini juga menunjukkan keseriusan dalam proyek jangka panjang. Kabarnya, PSSI telah menyiapkan skema kontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan hingga tahun 2029. Syarat perpanjangan otomatis tersebut berkaitan erat dengan target prestasi, yakni jika sang pelatih berhasil membawa Timnas Indonesia melaju hingga babak delapan besar pada Piala Asia 2027 mendatang. Langkah berani ini menunjukkan bahwa federasi tidak hanya mencari pelatih untuk hasil instan, tetapi juga membangun fondasi yang kokoh bagi masa depan sepak bola nasional.
Menariknya, Indonesia harus bersaing ketat dengan beberapa negara lain seperti Honduras dan Jamaika yang juga tertarik menggunakan jasa pelatih tersebut. Namun, dengan segala proses yang kini sudah mencapai tahap akhir, fokus utama sekarang adalah memastikan transisi berjalan mulus. Dengan kontrak yang sudah dinyatakan berstatus bersih dan tanpa kendala, para pendukung Timnas Indonesia kini hanya perlu bersabar menghitung hari hingga perkenalan resmi dilakukan oleh federasi dalam waktu dekat.
