Euforia Musim Durian Menggoda Selera, Waspada Bahaya di Baliknya: Dampak Konsumsi Durian Berlebihan bagi Tubuh

Durian
Konsumsi durian secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai dampak bagi kesehatan. Foto: Halodoc/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Musim durian kembali menyapa berbagai daerah di Indonesia.

Aroma khas yang menyengat, daging buah yang legit, serta sensasi manis-pahit yang unik membuat durian selalu menjadi primadona saat musim panen tiba. Tak heran jika lapak durian bermunculan di pinggir jalan, pasar tradisional hingga pusat perbelanjaan, dipadati pembeli yang ingin menikmati “raja buah” ini.

Namun di balik kenikmatan tersebut, konsumsi durian secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai dampak bagi kesehatan. Fenomena “kalap durian” yang kerap terjadi setiap musimnya membuat para ahli kesehatan mengingatkan masyarakat agar tetap bijak dalam mengonsumsinya.

Durian, Buah Bergizi Tinggi yang Kaya Energi

Durian sebenarnya merupakan buah dengan kandungan gizi yang cukup tinggi. Di dalamnya terdapat karbohidrat, lemak sehat, serat, vitamin C, vitamin B kompleks, serta mineral seperti kalium dan magnesium. Kandungan ini membuat durian mampu memberikan energi instan dan rasa kenyang lebih lama.

Baca Juga:Mimpi Biru di Asia: Zulio Cesar Penuh Keyakinan Persib Bandung Siap Melaju Jauh di AFC Champions League 2Gagal Amankan Antoine Semenyo, Man United Alihkan Bidikan ke Target Alternatif Demi Perkuat Lini Serang

Tak sedikit orang mengonsumsi durian sebagai sumber tenaga tambahan, terutama setelah beraktivitas berat. Namun justru karena kandungan kalorinya yang tinggi, durian menjadi buah yang perlu dikonsumsi dengan porsi terbatas.

Dalam satu porsi durian, kandungan kalorinya bisa jauh lebih tinggi dibandingkan buah-buahan lain. Jika dikonsumsi berlebihan, asupan kalori ini dapat berdampak langsung pada metabolisme tubuh.

Lonjakan Gula Darah dan Risiko bagi Penderita Diabetes

Salah satu dampak paling sering dikhawatirkan dari konsumsi durian berlebih adalah lonjakan kadar gula darah. Durian mengandung gula alami dalam jumlah cukup tinggi. Bagi orang sehat, tubuh masih mampu mengatur kadar gula tersebut, namun bagi penderita diabetes atau pradiabetes, konsumsi durian berlebihan dapat memicu hiperglikemia.

Kondisi ini dapat menyebabkan gejala seperti pusing, lemas, haus berlebihan, hingga gangguan kesehatan yang lebih serius jika tidak dikontrol. Oleh karena itu, penderita diabetes dianjurkan untuk sangat membatasi konsumsi durian, bahkan menghindarinya jika tidak mendapatkan rekomendasi medis.

•Meningkatkan Risiko Berat Badan Naik

Musim durian kerap identik dengan kenaikan berat badan. Hal ini bukan tanpa alasan. Kandungan karbohidrat dan lemak dalam durian cukup tinggi, sehingga jika dikonsumsi berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik, kalori akan menumpuk dan disimpan sebagai lemak tubuh.

0 Komentar