RADARCIREBON.TV – Persib Bandung tengah bersiap menghadapi periode krusial pada awal tahun 2026. Setelah menjalani laga lanjutan kompetisi domestik, Maung Bandung dihadapkan pada rangkaian agenda penting yang akan menguji konsistensi tim, baik di level nasional maupun Asia.
Meski tidak menyoroti detail posisi klasemen, hasil pertandingan tim-tim rival pada 4 Januari lalu membuat posisi Persib di papan atas mengalami dinamika. Situasi tersebut menuntut Persib untuk menjaga fokus penuh pada laga-laga mendatang agar tetap berada dalam jalur persaingan.
Agenda terdekat Persib adalah lanjutan kompetisi domestik usai menghadapi Persik Kediri. Tantangan berikutnya langsung datang dalam bentuk big match kontra Persija Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Januari 2026. Duel klasik ini selalu menjadi sorotan, bukan hanya karena gengsi dua tim besar, tetapi juga dampaknya terhadap kepercayaan diri dan momentum tim.
Baca Juga:Jadwal Lengkap Timnas Indonesia Senior di Tahun 2026: Empat Agenda Penting Jelang Piala AsiaJadwal dan Prediksi Persija vs Persijap di BRI Super League 2025/2026: Macan Kemayoran Diunggulkan
Pertandingan melawan Persija diprediksi berlangsung dengan intensitas tinggi. Selain atmosfer rivalitas, laga ini juga menjadi ujian mental bagi Persib dalam menjaga stabilitas performa di tengah jadwal padat. Persib dituntut tampil disiplin dan efektif agar mampu meraih hasil maksimal sebelum memasuki fase penting kompetisi Asia.
Setelah menyelesaikan agenda domestik Januari, fokus Persib akan beralih ke panggung internasional. Maung Bandung dijadwalkan tampil di babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026. Pada 11 Februari 2026, Persib akan melakoni leg pertama sebagai tim tamu, sebuah laga yang dipastikan menuntut kesiapan fisik dan taktik secara matang.
Laga tandang tersebut akan menjadi kunci, mengingat hasilnya akan sangat menentukan peluang Persib melangkah ke babak selanjutnya. Selang sepekan kemudian, Persib akan menjalani leg kedua di kandang sendiri, tepatnya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 18 Februari 2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri diharapkan menjadi keuntungan tersendiri bagi Persib.
Rangkaian pertandingan ini menempatkan Persib pada fase yang menuntut manajemen energi, rotasi pemain, serta kesiapan mental. Jadwal padat di dua kompetisi berbeda membuat setiap keputusan teknis menjadi sangat penting.
Dengan agenda besar yang sudah menanti, Persib Bandung dituntut menjaga konsistensi permainan dan fokus penuh. Performa di laga-laga ini tidak hanya menentukan langkah Persib di kompetisi domestik, tetapi juga membawa harapan besar di level Asia.
