Pekerjaan pertama John Herdman sebagai pelatih profesional adalah menangani Timnas Wanita Selandia Baru mulai tahun 2006 hingga 2011. Dalam periode tersebut, Herdman sukses membawa Selandia Baru lolos ke Piala Dunia Wanita 2007 dan 2011, serta Olimpiade Beijing 2008.
Salah satu faktor yang membuat John Herdman dapat bekerja dengan baik adalah dukungan dari istrinya, Clare Herdman. Dalam sebuah wawancara dengan TV Kanada, TSN di tahun 2022, John menyebut salah satu kunci keberhasilan dirinya membawa Timnas Kanada ke Piala Dunia 2022 adalah istrinya.
Oleh sebab itu, saat PSSI meminta syarat kepada John Herdman untuk bersedia tinggal di Indonesia jika melatih Timnas, dia juga membawa istrinya. Clare Herdman pun dijadwalkan tiba bersama John pada 11 Januari 2026.
Baca Juga:Bursa Transfer Musim Dingin: Daftar Resmi Transfer Januari 2026 Premier LeagueSudah Voting? Inilah Cara Ikut Voting PSSI Awards 2026 Secara Online dan Daftar Lengkap Nominasinya
Jay Herdman
Orang kedua yang bakal ikut dengan John Herdman ke Indonesia adalah Jay Herdman. Anak pertama John ini sudah meniti karir sebagai pesepak bola profesional sejak 2022. Dia tercatat sebagai pemain tim reserve Whitecaps 2 di MLS dan bermain untuk tim usia muda Selandia Baru.
Jay pernah bermain untuk Timnas Kanada U20, tetapi kemudian juga memperkuat Selandia Baru U20 dan U23. Dia sendiri memiliki opsi untuk memperkuat Selandia Baru sebagai tanah kelahirannya, Inggris karena memiliki orang tua asal Inggris, dan Kanada karena tumbuh dan besar di Kanada.
Namun, karena sudah bermain untuk Timnas U23 Selandia Baru di Olimpiade dia kini tidak bisa bermain untuk Kanada atau Inggris. Saat ini dia tercatat sebagai pemain Vancouver Whitecaps dan bermain untuk tim utama maupun reserve.
Jay Herdman bakal ikut dengan John Herdman ke Indonesia pada 11 Januari 2026 karena MLS 2026 masih libur. Belum ada keterangan resmi apakah dirinya bakal ikut tinggal di Indonesia atau akan kembali ke Kanada.
Selain Jay, anak kedua John Herdman bakal ikut dengan Lilly-May juga ikut ke Indonesia. Oleh karena berusia 14 tahun, Lilly-May diperkirakan bakal ikut menetap di Indonesia apabila orang tuanya pindah ke Indonesia.
Lilly-May yang lahir di Kanada belum pernah tinggal di luar Kanada dalam waktu yang lama. Oleh sebab itu, dengan orang tuanya ke Indonesia bakal menjadi pengalaman baru. Terlebih, Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki iklim berbeda dengan Kanada atau Inggris.
