Di Balik Sensasi Pedas yang Bikin Nagih: Bahaya Mengintai Jika Seblak Dikonsumsi Setiap Hari

Seblak
Dibalik kelezatan dan sensasi pedas yang menggoda, konsumsi seblak setiap hari ternyata menyimpan sejumlah risiko kesehatan yang patut diwaspadai. Foto: Halodoc/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Seblak telah menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia, khususnya di kalangan remaja dan anak muda.

Cita rasanya yang gurih, pedas, serta kombinasi isian yang beragam seperti kerupuk, mi, sosis, bakso, telur, hingga ceker ayam membuat seblak mudah ditemui dan digemari. Tidak sedikit orang yang menjadikan seblak sebagai menu harian karena harganya terjangkau dan mudah ditemukan di berbagai sudut kota. Namun, di balik kelezatan dan sensasi pedas yang menggoda, konsumsi seblak setiap hari ternyata menyimpan sejumlah risiko kesehatan yang patut diwaspadai.

Seblak pada dasarnya merupakan makanan olahan yang berbahan utama kerupuk basah dari tepung tapioka. Kerupuk ini dimasak bersama bumbu pedas yang kaya cabai, bawang, dan kencur, lalu ditambahkan berbagai topping. Masalah muncul ketika seblak dikonsumsi terlalu sering tanpa memperhatikan kandungan gizi dan keseimbangan nutrisi harian.

Baca Juga:Mengurai Fakta dan Spekulasi di Balik Rumor Jay Idzes Masuk Radar Manchester UnitedMisi Nerazzurri Tak Boleh Tergelincir: Inter Milan Tantang Bologna dalam Duel Penentu Arah Perburuan Gelar Ser

Tinggi Kalori dan Rendah Gizi Seimbang

Salah satu bahaya utama dari konsumsi seblak setiap hari adalah ketidakseimbangan gizi. Seblak umumnya tinggi karbohidrat sederhana dan lemak, terutama jika ditambahkan minyak berlebih, sosis, bakso, atau keju. Sementara itu, kandungan serat, vitamin, dan mineral dari sayuran sering kali sangat minim.

Jika seblak dijadikan menu utama harian, tubuh berisiko kekurangan asupan nutrisi penting seperti serat, protein berkualitas, vitamin A, C, dan mineral seperti zat besi serta kalsium. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, menurunnya daya tahan tubuh, hingga gangguan metabolisme.

Ancaman bagi Kesehatan Lambung

Seblak identik dengan rasa pedas menyengat. Cabai memang memiliki manfaat jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, namun konsumsi berlebihan secara rutin dapat mengiritasi lambung. Bagi orang yang memiliki riwayat maag, asam lambung, atau gangguan pencernaan lainnya, makan seblak setiap hari dapat memperparah kondisi tersebut.

Rasa perih di lambung, mual, kembung, hingga nyeri ulu hati adalah keluhan yang sering muncul akibat konsumsi makanan pedas berlebihan. Bahkan, dalam jangka panjang, iritasi yang terus-menerus dapat memicu peradangan pada dinding lambung.

•Kandungan Garam dan MSG yang Berlebihan

0 Komentar