Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon mencanangkan program baru penanganan sampah berbasis waste to energy atau pengolahan sampah menjadi energi. Program ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus membuka peluang investasi di Kabupaten Cirebon.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon terus berupaya mencari terobosan dalam penanganan sampah. Salah satunya dengan mencanangkan program pengelolaan sampah berbasis waste to energy, yang mengubah sampah menjadi sumber energi terbarukan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, menyampaikan saat ini pihaknya tengah membuka peluang kerja sama dengan investor yang serius mengembangkan teknologi pengolahan sampah tersebut. Menurutnya, Kabupaten Cirebon memiliki potensi yang sangat menjanjikan.
Baca Juga:Ribuan Penumpang Kembali Ke Jakarta Usai Libur Nataru – VideoPJU Ornamen Khas Cirebon Lebih Percantik Wajahnya Kota – Video
Dengan kapasitas produksi sampah mencapai kurang lebih seribu dua ratus ton per hari, Kabupaten Cirebon dinilai telah memenuhi syarat minimal pengembangan waste to energy yang membutuhkan sedikitnya seribu ton sampah setiap harinya.
Dede Sudiono menambahkan, pihaknya optimistis investor akan melirik Kabupaten Cirebon karena selain volume sampah yang mencukupi, program ini juga memberikan manfaat ganda, yakni mengurangi beban lingkungan sekaligus menghasilkan energi.
Pemerintah Kabupaten Cirebon pun membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor yang berminat. Dikarenakan program waste to energy ini dinilai sangat menjanjikan bagi masa depan pengelolaan sampah daerah.