Pedas Tak Selalu Jadi Tersangka: Benarkah Cabai Bisa Memicu Usus Buntu? Ini Penjelasan Medisnya

Cabai
Biji cabai sering disebut-sebut sebagai penyebab utama karena dianggap sulit dicerna dan dapat menyumbat usus. Foto: Halodoc/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Cabai telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kuliner masyarakat Indonesia.

Dari sambal rumahan hingga makanan viral super pedas, cabai kerap dianggap sebagai sumber kenikmatan sekaligus “biang masalah” bagi kesehatan pencernaan. Salah satu mitos yang cukup populer dan terus dipercaya hingga kini adalah anggapan bahwa konsumsi cabai dapat memicu penyakit usus buntu atau apendisitis. Lantas, benarkah cabai menjadi penyebab langsung usus buntu, ataukah ini sekadar mitos yang diwariskan turun-temurun?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penting memahami terlebih dahulu apa itu usus buntu dan bagaimana penyakit ini sebenarnya terjadi.

Baca Juga:Mengurai Fakta dan Spekulasi di Balik Rumor Jay Idzes Masuk Radar Manchester UnitedMisi Nerazzurri Tak Boleh Tergelincir: Inter Milan Tantang Bologna dalam Duel Penentu Arah Perburuan Gelar Ser

Apa Itu Usus Buntu?

Usus buntu, atau dalam istilah medis disebut apendiks, adalah organ kecil berbentuk tabung yang menempel pada bagian awal usus besar. Radang usus buntu atau apendisitis terjadi ketika apendiks mengalami peradangan akibat penyumbatan di dalamnya. Penyumbatan ini biasanya disebabkan oleh feses yang mengeras, pembengkakan jaringan limfoid, infeksi, atau benda asing yang masuk ke saluran pencernaan.

Ketika apendiks tersumbat, bakteri dapat berkembang biak dengan cepat, menyebabkan peradangan, nyeri hebat di perut kanan bawah, mual, muntah, dan demam. Jika tidak segera ditangani, usus buntu bisa pecah dan memicu infeksi serius di rongga perut.

Dari Mana Mitos Cabai Picu Usus Buntu Berasal?

Anggapan bahwa cabai menyebabkan usus buntu umumnya muncul karena pengalaman subjektif masyarakat. Banyak orang merasakan sakit perut setelah mengonsumsi makanan pedas, lalu mengaitkannya dengan risiko radang usus buntu. Biji cabai sering disebut-sebut sebagai penyebab utama karena dianggap sulit dicerna dan dapat menyumbat usus.

Padahal, secara medis, tidak ada bukti kuat yang menyatakan bahwa cabai atau bijinya secara langsung menyebabkan apendisitis. Sistem pencernaan manusia dirancang untuk mengolah berbagai jenis makanan, termasuk biji-bijian kecil seperti biji cabai.

•Penjelasan Medis: Cabai Bukan Penyebab Langsung

Para ahli kesehatan menegaskan bahwa cabai bukanlah penyebab langsung usus buntu. Hingga kini, penelitian medis belum menemukan hubungan sebab-akibat yang kuat antara konsumsi cabai dengan terjadinya apendisitis.

0 Komentar