Akhir Kisah Federico Barba di Bandung: Minta Maaf ke Bobotoh, Bek Italia Pilih Pulang ke Eropa Demi Keluarga

Sepakbola Indonesia
Federico Barba menekankan bahwa keputusan tersebut adalah salah satu yang paling sulit dalam perjalanan karier profesionalnya. Foto: fedebarba19/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Federico Barba akhirnya angkat bicara terkait keputusannya meninggalkan Persib Bandung, klub besar yang sempat menjadi pelabuhan kariernya di Indonesia.

Bek asal Italia itu secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada Bobotoh dan menjelaskan alasan utama di balik keputusannya berpisah dengan Maung Bandung. Barba menegaskan bahwa langkah tersebut bukan dipicu masalah teknis atau konflik internal, melainkan karena keharusan kembali ke Eropa demi kepentingan keluarga.

Federico Barba Minta Maaf ke Bobotoh, Bek Italia Pilih Pulang ke Eropa Demi Keluarga

Kepergian Barba sempat memunculkan berbagai spekulasi di kalangan suporter. Sebagai pemain dengan latar belakang Serie A dan Serie B Italia, ekspektasi terhadap Barba terbilang tinggi. Ia diproyeksikan menjadi pilar penting di lini pertahanan Persib, terutama berkat pengalaman dan kedewasaan bermain yang dimilikinya. Karena itu, keputusannya untuk hengkang lebih cepat menimbulkan rasa kecewa sekaligus tanda tanya besar.

Baca Juga:Buyar di Penghujung Laga: Persib Bandung Gagal Amankan Tiga Poin Usai Kebobolan Lawan Persik KediriEkspektasi Tinggi Berujung Kekecewaan: Bobotoh Soroti Mandeknya Persib Bandung di Papan Klasemen

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui berbagai kesempatan komunikasi, Federico Barba menekankan bahwa keputusan tersebut adalah salah satu yang paling sulit dalam perjalanan karier profesionalnya. Ia mengaku memiliki kesan mendalam selama berada di Bandung dan merasa dihargai sebagai pemain maupun individu.

“Saya ingin menyampaikan permintaan maaf kepada Bobotoh. Dukungan yang saya terima sejak hari pertama sangat luar biasa. Keputusan ini tidak mudah, dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan Persib atau suporter,” ungkap Barba.

Menurut Barba, alasan keluarga menjadi faktor yang tidak bisa ditawar. Setelah cukup lama berkarier jauh dari Italia, ia merasa perlu mengambil langkah yang lebih berpihak pada kehidupan personal. Kondisi keluarga yang membutuhkan kehadirannya membuat Barba harus memprioritaskan kepulangan ke Eropa, meski secara profesional ia masih mampu bersaing di level kompetisi Indonesia.

Barba juga menepis anggapan bahwa dirinya tidak betah atau mengalami masalah adaptasi di Persib. Ia justru memuji atmosfer sepak bola Indonesia, khususnya Bandung, yang dinilainya penuh gairah dan tekanan tinggi. Baginya, bermain untuk Persib berarti bermain di bawah sorotan besar, sesuatu yang ia rasakan sebagai tantangan, bukan beban.

0 Komentar