RADARCIREBON.TV – Panggung sepak bola Asia tingkat umur di bawah 23 tahun kembali memanas seiring digelarnya Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi. Di tengah persaingan ketat negara-negara elit benua kuning, sorotan tajam kini tertuju pada Timnas Vietnam. Setelah berhasil menegaskan statusnya sebagai penguasa baru di Asia Tenggara dengan menyingkirkan rival-rival berat seperti Indonesia dan Thailand, skuad berjuluk The Golden Star Warriors ini kini memasang target yang jauh lebih ambisius di level kontinental.
Langkah Vietnam menuju turnamen ini memang tergolong impresif. Mereka datang dengan modal kepercayaan diri yang sangat tinggi setelah sukses menyabet gelar juara Piala AFF U-23 2025 dan medali emas SEA Games. Dua kemenangan krusial atas Timnas Indonesia dan Thailand di partai puncak ajang regional tersebut menjadi bukti bahwa level mereka sudah melampaui persaingan di ASEAN. Bek andalan mereka, Nguyen Hieu Minh, mengungkapkan bahwa pelatih Kim Sang-sik telah menanamkan mentalitas juara kepada seluruh pemain. Menurutnya, masa untuk merasa puas hanya dengan kemenangan di Asia Tenggara sudah berakhir, dan kini saatnya mereka membuktikan kualitas di hadapan raksasa Asia lainnya.
Ambisi besar Vietnam ini akan langsung diuji oleh tembok besar dari wilayah Asia Barat. Berada di Grup A, tim asuhan Kim Sang-sik dijadwalkan bersaing sengit dengan tuan rumah Arab Saudi, Yordania, dan Kirgizstan. Tantangan ini jelas tidak main-main, mengingat tim-tim dari semenanjung Arab dikenal memiliki keunggulan fisik dan teknik di atas rata-rata. Pertandingan perdana melawan Yordania pada 6 Januari 2026 menjadi penentu awal sejauh mana kesiapan taktik dan mental yang telah mereka asah selama ini.
Baca Juga:Asia Tenggara Mengguncang Arab Saudi: Piala Asia U-23 2026 Segera Dimulai!Tanpa Indonesia, Piala Asia U-23 2026 Kick Off di Arab Saudi: Siapa yang Jadi Jawara Baru?
Menariknya, di saat Vietnam dan Thailand sibuk mempersiapkan strategi untuk melumat tim-tim Timur Tengah, Timnas U-23 Indonesia justru harus absen dari turnamen bergengsi ini. Kegagalan Garuda Muda di babak kualifikasi membuat wakil Asia Tenggara hanya menyisakan dua nama tersebut. Situasi ini dimanfaatkan Vietnam sebagai momentum untuk membuktikan bahwa mereka adalah representasi terbaik dari sepak bola ASEAN saat ini. Meskipun harus berhadapan dengan suhu panas ekstrem di Arab Saudi dan tekanan dari suporter tuan rumah, skuad Vietnam tetap optimis bisa mengamankan poin penuh demi melaju ke fase gugur. Perjuangan mereka di Piala Asia U-23 2026 ini bukan sekadar mengejar trofi, melainkan pembuktian bahwa kejayaan yang mereka raih di tingkat regional bukanlah sebuah kebetulan semata.
