Selain pembelian rumah baru, KPR BCA juga mencakup pembelian rumah second, take over dari bank lain, hingga refinancing. Artinya, nasabah non-UMKM memiliki fleksibilitas untuk menyesuaikan kebutuhan properti mereka tanpa harus memiliki usaha sendiri.
•Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Alternatif Pembiayaan Mobil dan Motor
Untuk kebutuhan transportasi, BCA menyediakan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat non-UMKM. Produk ini mencakup pembiayaan mobil baru, mobil bekas, hingga sepeda motor, baik untuk penggunaan pribadi maupun keluarga.
KKB BCA biasanya menawarkan tenor yang fleksibel serta uang muka yang dapat disesuaikan dengan kemampuan nasabah. Selama pemohon memiliki penghasilan yang stabil dan riwayat kredit yang baik, peluang persetujuan relatif terbuka.
Baca Juga:Doa Menembus Langit. Aditya Warman Persembahkan Gol Perdana di BRI Super League untuk Ibunda Tercinta!Alarm Bahaya di Laskar Sambernyawa: Pemain Dilanda Frustrasi, Ruang Ganti Persis Solo Disebut Kian Tak Kondusi
Bagi karyawan dan profesional yang membutuhkan kendaraan untuk menunjang mobilitas kerja, KKB menjadi solusi pembiayaan yang cukup rasional dibandingkan harus membeli kendaraan secara tunai.
•Kredit Multiguna, Pinjaman dengan Jaminan Aset
Selain KTA, BCA juga memiliki kredit multiguna yang ditujukan bagi nasabah non-UMKM dengan aset sebagai jaminan, seperti rumah atau apartemen. Berbeda dengan KTA, kredit ini menawarkan suku bunga yang lebih kompetitif karena adanya agunan.
Dana dari kredit multiguna bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari renovasi rumah, biaya pendidikan anak, hingga kebutuhan besar lainnya. Tenor yang lebih panjang dan cicilan yang relatif ringan menjadi daya tarik utama produk ini.
Syarat Umum dan Pertimbangan Penting
Meski tidak mensyaratkan status sebagai penjual UMKM, kredit BCA tetap memiliki sejumlah persyaratan umum. Di antaranya adalah usia minimum dan maksimum, status pekerjaan, penghasilan bulanan, serta riwayat kredit yang tercatat di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Pihak bank juga menilai rasio utang terhadap penghasilan untuk memastikan kemampuan bayar nasabah. Oleh karena itu, calon pemohon disarankan memiliki perencanaan keuangan yang matang sebelum mengajukan kredit.
•Kredit Non-UMKM, Akses Lebih Luas bagi Masyarakat
Kehadiran berbagai produk kredit BCA untuk warga non-UMKM menunjukkan bahwa akses pembiayaan kini semakin inklusif. Tidak memiliki usaha bukan berarti tertutup dari peluang mendapatkan kredit bank, selama kebutuhan dan kemampuan finansial sejalan dengan kebijakan perbankan.
