Gelandang Lawan Ngaku Takluk: Pemain Persik Puji Thom Haye, Sebut Gelandang Terbaik Liga yang Sulit Dihadang

Sepakbola Indonesia
Haye dipercaya untuk mengatur tempo serangan, membantu transisi bola, serta memberi kreativitas di zona tengah. Foto: Thomhaye/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Dalam dinamika kompetisi BRI Super League 2025/2026, salah satu cerita menarik bukan hanya datang dari laga besar seperti Persib Bandung vs Persija Jakarta, melainkan juga dari pernyataan rival yang mengejutkan publik sepak bola Tanah Air.

Baru-baru ini, seorang pemain dari Persik Kediri secara terbuka memberikan pujian luar biasa kepada gelandang Thom Haye pengatur ritme permainan Persib Bandung, bahkan menyebutnya sebagai salah satu gelandang terbaik di liga musim ini.

Gelandang Persik, Imanol Garcia menilai bahwa kehadiran Haye di lini tengah Persib memberinya pengaruh besar terhadap ritme permainan tim lawan. Menurut Imanol, Haye bukan hanya kuat secara teknis, tetapi juga memiliki wawasan permainan yang membuatnya sulit dibendung di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Baca Juga:Akhir Kisah Federico Barba di Bandung: Minta Maaf ke Bobotoh, Bek Italia Pilih Pulang ke Eropa Demi KeluargaJuventus Dikepung Lawan, Jay Idzes Bangun “Benteng Baja” Venezia di Tengah Ancaman Raksasa Italia

Thom Haye: Dari Debut Hingga Menjadi Motor Lini Tengah Persib

Thom Haye, yang resmi bergabung dengan Persib Bandung pada musim 2025/2026, telah menjadi salah satu figur kunci dalam permainan Maung Bandung. Pemain berusia 30 tahun ini datang dengan reputasi kuat setelah berkarier di berbagai klub Eropa, dan sejak awal, klub menjadikan Haye sebagai bagian penting dari rencana bermain tim.

Sebagai pemain naturalisasi yang juga memperkuat Tim Nasional Indonesia, Haye dipercaya untuk mengatur tempo serangan, membantu transisi bola, serta memberi kreativitas di zona tengah. Keahliannya mengendalikan alur permainan tak hanya memikat suporter Persib, tetapi juga menjadi perhatian pelatih lawan, termasuk dari Persik Kediri.

Tidak mengherankan, nilai pasar Haye terbilang tinggi di kasta tertinggi kompetisi Indonesia. Gelandang ini bahkan tercatat sebagai salah satu pemain dengan market value terbesar di BRI Super League musim ini, yang mencerminkan kualitas dan pengaruhnya di atas lapangan.

Pujian dari Rival: Lebih dari Sekadar Formalitas

Pernyataan Imanol Garcia bukan sekadar pujian formal. Ia menjelaskan bahwa setiap kali Persik menghadapi Persib, Haye selalu menjadi perhatian khusus lini belakang tim lawan. Kecepatan membaca permainan, visi umpan, serta kemampuannya mengeksekusi bola membuatnya sulit dihentikan tanpa melakukan pelanggaran.

“Dia pemain berkualitas dan jelas berbeda dari banyak gelandang lain di liga,” ujar Imanol dalam sesi wawancara jelang laga. “Melawan Persib, saya harus mengakui bahwa Haye adalah salah satu pemain yang membuat ritme kami berubah. Ia punya kontrol permainan yang luar biasa.”

0 Komentar