Pemerintah Kabupaten Cirebon kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang Tematik Keren. Kegiatan ini difokuskan untuk menyerap aspirasi kelompok rentan agar dapat terakomodir dalam program pembangunan daerah.
Musrenbang Tematik Keren ini merupakan pelaksanaan tahun kedua yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Bapelitbangda.
Forum ini melibatkan berbagai kelompok rentan, mulai dari perempuan, anak, penyandang disabilitas, hingga lansia. Tujuannya untuk memberikan ruang partisipasi yang lebih luas dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Baca Juga:Jalan Ciremai Raya Banjir – VideoKawasan Penggung Banjir – Video
Sekretaris Bapelitbangda Kabupaten Cirebon, Imamul Hakim, menyebut Musrenbang Tematik Keren merupakan bentuk kebijakan afirmasi Pemkab Cirebon. Meski tidak diamanatkan secara khusus dalam regulasi nasional, namun pelibatan kelompok rentan dinilai sangat penting.
Imamul menambahkan, hasil Musrenbang Tematik sebelumnya telah melahirkan sejumlah kegiatan yang masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah atau RKPD. Meski pada tahun dua ribu dua puluh enam terdapat penyesuaian anggaran, namun sebagian usulan kelompok rentan tetap dapat dikompromikan.
Musrenbang Tematik kali ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai organisasi dan komunitas, seperti Forum Anak, Forum Perempuan, kelompok disabilitas, serta organisasi lansia.
Salah satu organisasi yang terlibat, Forum Komunikasi Difabel Cirebon atau FKDC, mengapresiasi langkah Pemkab Cirebon yang dinilai semakin terbuka terhadap aspirasi kelompok rentan.
Ketua FKDC, Abdul Mujib, menyebut selama ini FKDC berdiri untuk mendorong pemerintah agar lebih aware terhadap kebutuhan penyandang disabilitas. Ia berharap Musrenbang Tematik tidak berhenti pada tahap perencanaan, namun berlanjut pada realisasi program nyata.
Pemerintah daerah berharap melalui Musrenbang Tematik Keren ini, pembangunan di Kabupaten Cirebon dapat berjalan lebih inklusif dan berkeadilan, serta dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.