RADARCIREBON.TV- PSIS Semarang, klub sepak bola kebanggaan Jawa Tengah yang musim ini berjuang habis-habisan di Pegadaian Championship 2025/2026, kembali menunjukkan ambisi besar mereka di bursa transfer paruh musim.
Di tengah upaya keras menghindari degradasi dan menatap persaingan sengit di kompetisi kasta kedua Indonesia, manajemen Laskar Mahesa Jenar secara resmi mengumumkan dua rekrutan muda penuh talenta yang diproyeksikan menjadi motor permainan tim pada sisa musim ini.
Kedua amunisi anyar itu adalah Alwi Fadillah, gelandang serba bisa yang sebelumnya membela Persija Jakarta, serta Rangga Sumarna, winger muda berbakat yang datang dari Borneo FC dengan status pinjaman. Langkah ini melengkapi perburuan pemain yang sudah gencar dijalankan PSIS sejak berganti kepemilikan akhir 2025 lalu, di mana klub sibuk merombak skuadnya demi memperkuat kedalaman tim.
Baca Juga:Ze Valente Cetak 100 Penampilan Epik di BRI Super League dan Jadi Ikon Konsistensi Sepak Bola IndonesiaDuel El Clasico Persib vs Persija Jadi Adu Gengsi Dua Raksasa dengan Skuad Termahal di BRI Super League
Dua Wajah Baru, Dua Harapan Baru
Kedatangan Alwi Fadillah langsung mencuri perhatian. Pemain berusia 21 tahun ini dikenal sebagai produk muda sepak bola Indonesia yang punya fleksibilitas tinggi di lini tengah, mampu tampil kreatif sekaligus membantu fase pertahanan tim. Setelah dilepas oleh Persija Jakarta, Alwi melihat PSIS sebagai kesempatan emas untuk mengembangkan kariernya dan tampil lebih sering sebagai bagian dari strategi tim yang tengah bangkit.
“Saya sangat bangga bisa bergabung dengan PSIS, klub besar dengan sejarah panjang di sepak bola nasional,” ujar Alwi dalam pernyataannya usai diperkenalkan secara resmi. Ia pun berharap bisa tampil maksimal dan memberikan kontribusi besar untuk PSIS di setiap pertandingan yang akan datang.
Sementara itu, Rangga Sumarna, pemain sayap kiri berusia 19 tahun asal Karawang, datang dengan status pinjaman dari Borneo FC. Rangga dikenal sebagai talenta muda yang memiliki kecepatan, dribel tajam, dan potensi besar untuk memperkaya serangan tim. Meski masih muda, PSIS melihatnya sebagai sosok yang dapat memberi dimensi baru di lini depan dan membantu tim mencetak gol penting dalam sisa kompetisi.
Asisten Manajer PSIS, Reza Andhika, menyatakan bahwa perekrutan kedua pemain ini bukan semata karena kebutuhan instan, tetapi hasil dari pemantauan jangka panjang. “Kami yakin Alwi dan Rangga adalah pemain yang tepat untuk mengangkat performa tim di putaran kedua,” ujar Reza, menegaskan bahwa manajemen punya rencana jelas untuk integrasi mereka ke dalam taktik pelatih.
