Lebih dari itu, Thom Haye juga menunjukkan sisi kepemimpinan. Ia vokal di lapangan, memberi instruksi, dan menjadi penyeimbang ketika emosi rekan setim mulai terpancing oleh kerasnya duel. Dalam pertandingan yang rawan kehilangan fokus, peran ini sangat krusial.
Jordi Amat: Tembok dan Pemimpin Persib
Di kubu seberang, Jordi Amat tampil sebagai sosok sentral dalam menjaga stabilitas Persib. Dengan pengalaman bermain di liga-liga kompetitif Eropa, ia terlihat matang dalam membaca pergerakan lawan. Tidak banyak tekel sembrono, tetapi intersep tepat waktu dan penempatan posisi yang disiplin.
Menghadapi aliran bola dari Thom Haye, Jordi Amat berulang kali memilih pendekatan cerdas: menutup jalur umpan, mempersempit ruang antar lini, dan memaksa Persija membangun serangan dari sisi sayap. Ia paham bahwa menghentikan playmaker bukan selalu soal merebut bola secara langsung, melainkan memutus opsi.
Baca Juga:12 Posisi Terbaru Klasemen BRI Super League 2025/2026 yang Bikin Musim Makin Tak Terduga!Mengapa Mike Rajasa Terpukau dengan Gaya Kepelatihan Nova Arianto?
Jordi juga berperan penting dalam fase build-up Persib. Saat timnya menguasai bola, ia kerap menjadi titik awal serangan, melepaskan umpan vertikal yang memecah garis pertama tekanan Persija. Ketegangan derby tidak mengurangi ketenangannya, justru memperlihatkan kualitas kepemimpinan yang dibutuhkan Persib di laga-laga besar.
•Adu Taktik yang Tak Terlihat di Statistik
Jika dilihat dari statistik sederhana, duel Thom Haye dan Jordi Amat mungkin tidak mencolok dalam bentuk gol atau assist. Namun pertandingan ini sesungguhnya berjalan di wilayah abu-abu taktik, di mana keputusan kecil memberi dampak besar.
Setiap kali Haye mencoba mempercepat tempo, Jordi dan lini belakang Persib merespons dengan garis pertahanan yang lebih rapat. Sebaliknya, saat Persib mencoba menekan lewat transisi cepat, Haye sigap turun membantu pertahanan, memutus alur serangan sebelum mencapai area berbahaya.
Inilah duel yang tidak selalu terlihat oleh mata awam, tetapi sangat menentukan arah pertandingan. Kedua pemain menunjukkan bahwa sepak bola modern bukan hanya soal kecepatan dan fisik, melainkan kecerdasan membaca situasi.
•Simbol Kualitas Timnas di Liga Domestik
Pertemuan Thom Haye dan Jordi Amat juga memiliki makna lebih luas bagi sepak bola Indonesia. Keduanya adalah bagian penting Timnas Indonesia, dan laga ini menjadi bukti bahwa kehadiran pemain berpengalaman internasional mampu meningkatkan kualitas serta intensitas kompetisi Liga 1.
