Harga Naik-Turun, Beli Emas Sekarang Apakah Menguntungkan? Simak Penjelasannya

foto
ilustrasi/ freepik
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Pasti sering banget kan dengar omongan, “Duh, coba beli emas dari dulu, sekarang pasti udah untung gede!” Memang, emas itu dari zaman kakek-nenek kita sampai sekarang masih jadi primadona buat simpan uang. Tapi kalau baru mau beli sekarang, pas harganya lagi sering naik-turun, sebenarnya masih untung nggak sih?

Yuk, kita bahas pakai bahasa santai biar nggak pusing!

1. Emas Itu “Tabungan Anti Bocor”, Bukan Skema Cepat Kaya

Hal pertama yang harus dipahami: beli emas itu bukan kayak main kripto atau saham yang harganya bisa melejit 100% dalam semalam. Emas itu tipe investasi jangka panjang.

Kalau kamu beli hari ini dan berharap minggu depan sudah untung buat beli iPhone baru, ya jelas bakal rugi. Kenapa? Karena ada yang namanya selisih harga jual-beli (spread).

Baca Juga:Top 10 Raja Assist NBA Sepanjang Masa, Legenda hingga Pemain AktifPecah Telur! Ana/Trias Singkirkan Pearly/Thinaah dan Lolos ke Perempatfinal Malaysia Open 2026

Jadi, kalau kamu beli emas di toko, terus langsung dijual lagi di hari yang sama, harganya pasti lebih murah dari harga kamu beli tadi.

2. Kenapa Beli Sekarang Tetap Menarik?

Meskipun harga emas rasanya “kok mahal ya sekarang”, ada beberapa alasan kenapa beli sekarang tetap masuk akal:

Lawan Inflasi: Harga barang di pasar makin mahal tiap tahun, tapi emas biasanya mengikuti. Uang Rp1 juta di tabungan bank nilainya bisa turun karena inflasi, tapi emas nilainya relatif stabil.

Aman Pas Dunia Lagi “Chaos”: Kalau kondisi ekonomi dunia lagi nggak menentu atau ada perang, orang-orang biasanya panik dan borong emas. Efeknya? Harga emas malah makin naik. Jadi, emas itu kayak “ban serep” buat keuanganmu.

Mudah Dicairkan: Lagi butuh uang mendadak buat renovasi rumah atau biaya sekolah? Emas paling gampang dijual atau digadai saat itu juga.

3. Strategi “Cicil” Biar Nggak Berasa Berat

Jangan nunggu punya uang Rp10 juta dulu baru beli emas. Sekarang zamannya sudah canggih, kamu bisa pakai strategi Dollar Cost Averaging alias nyicil rutin.

Misalnya, tiap gajian sisihkan Rp200.000 buat beli emas digital atau emas batangan kecil. Nggak peduli harganya lagi naik atau turun, yang penting rutin. Dengan cara ini, harga rata-rata pembelianmu bakal lebih aman di jangka panjang.

0 Komentar