Malaysia Open 2026: Panggung Elite BWF, Total Hadiah Puluhan Miliar

Drawing
Malaysia open bertabur hadiah miliaran Foto : IG Ina Badminton
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Malaysia Open 2026 resmi menjadi pembuka kalender BWF World Tour 2026. Turnamen yang digelar di Kuala Lumpur itu langsung menyodorkan panggung paling elit: level Super 1.000. Status ini menempatkan Malaysia Open sejajar dengan All England, Indonesia Open, dan China Open, empat turnamen paling prestisius dalam dunia bulu tangkis modern.

Sebagai turnamen kasta tertinggi, Malaysia Open bukan sekadar ajang pemanasan. BWF mewajibkan kehadiran para pemain tunggal peringkat 15 besar dunia serta pasangan ganda dari jajaran 10 besar. Artinya, hampir semua bintang papan atas dunia tak punya pilihan selain turun gelanggang. Absensi tanpa alasan kuat bisa berujung sanksi, baik denda maupun pengurangan poin.

Indonesia pun tak datang dengan tangan kosong. Sejumlah nama penting dipastikan tampil, mulai dari Jonatan Christie di sektor tunggal putra, Alwi Farhan yang mulai mencuri perhatian, Putri Kusuma Wardani di tunggal putri, hingga duet Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di sektor ganda putra. Kehadiran mereka menandai tekad Indonesia untuk langsung “menekan gas” sejak awal musim.

Baca Juga:Jadwal Malaysia Open 2026 Wakil Indonesia Perempat Final, Berikut Jadwal Pertandingan Selengkapnya!Jadwal Pertandingan Perempat Final Badminton Malaysia Open 2025 Live Hari Ini 9 Januari

Namun, yang membuat Malaysia Open selalu menggoda bukan hanya gengsi dan poin ranking. Ada magnet lain yang sulit ditolak: uang.

Total hadiah Malaysia Open 2026 mencapai 1.450.000 dolar Amerika Serikat, atau setara sekitar Rp 24,3 miliar. Angka ini menempatkan Malaysia Open sebagai salah satu turnamen dengan hadiah terbesar di luar China Open. Sejak naik kelas dari Super 750 ke Super 1.000, turnamen ini konsisten berada di level jutaan dolar.

Sejarah kenaikan hadiah Malaysia Open mencerminkan transformasi besar. Pada 2023, saat masih berstatus Super 750, total hadiah “hanya” 1,25 juta dolar AS. Nominal itu melonjak menjadi 1,3 juta dolar pada 2024, lalu naik lagi menjadi 1,45 juta dolar pada 2025. Angka tersebut dipertahankan hingga edisi 2026, menegaskan komitmen Malaysia sebagai tuan rumah turnamen elite dunia.

Meski pembagian resmi hadiah Malaysia Open 2026 belum diumumkan, pola dari tahun sebelumnya menjadi gambaran yang cukup akurat. Pada 2025, juara tunggal putra dan putri mengantongi 101.500 dolar AS, sekitar Rp 1,7 miliar untuk satu pekan kerja di lapangan. Runner-up membawa pulang hampir Rp 900 juta, sementara semifinalis tetap tersenyum dengan lebih dari Rp 340 juta.

0 Komentar