Walaupun KUR Mandiri memberi banyak keuntungan, debitur tetap perlu memahami beberapa hal penting:
- Kemampuan bayar cicilan: sebelum mengajukan pinjaman, hitung dengan cermat apakah arus kas usaha mampu menanggung cicilan per bulan, terutama untuk plafon tinggi seperti Rp 200 juta.
- Survey dan verifikasi bank: proses ini bisa memakan waktu 3-7 hari kerja atau lebih, tergantung respons dan kelengkapan dokumen.
- Potensi jaminan: meskipun KUR resmi tanpa jaminan berlaku hingga Rp 100 juta, untuk plafon lebih tinggi, bank mungkin meminta agunan atau dokumen lain sebagai bentuk jaminan tambahan.
Dengan memahami aspek ini secara matang, calon debitur bisa mengajukan KUR Mandiri dengan persiapan yang tepat sehingga peluang pencairan dana semakin besar.
Kesimpulan
Program KUR Mandiri hingga Rp 200 juta membuka peluang besar bagi pelaku UMKM Indonesia untuk mendapatkan modal usaha tanpa harus menyerahkan agunan besar, asalkan usaha yang dijalankan terbukti produktif dan memenuhi syarat bank. Walaupun fasilitas tanpa jaminan lebih umum untuk plafon di bawah Rp 100 juta, debitur yang siap dengan dokumen lengkap dan rencana usaha yang solid tetap punya peluang besar untuk mendapatkan kredit plafon tinggi.
Baca Juga:Arsenal Terjungkal di Emirates: Saat Momentum Dua Kali Gagal Dimaksimalkan, Peluang Gelar Kian TergadaiDerby Penuh Gengsi, Adu Otak dan Mental: Saat Thom Haye dan Jordi Amat Jadi Pusat Perang Persib vs Persija
Penyaluran KUR Bank Mandiri yang telah mencapai puluhan triliun rupiah menunjukkan tingginya kebutuhan modal di kalangan pelaku usaha kecil dan menengah serta peran strategis pembiayaan ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan perencanaan keuangan yang cermat dan persiapan dokumen yang matang, KUR Mandiri bisa menjadi batu loncatan penting dalam mengembangkan usaha ke level yang lebih tinggi.
